Eropa Bakal Punya Ponsel Tahan Lama Anti Rusak
Sabtu, 03 September 2022 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Dengan begitu, jika komponen perangkat rusak, masih bisa diperbaiki. Konsumen tidak perlu lagi membeli perangkat baru, yang pada akhirnya akan mengurangi limbah gadget yang saat ini sudah di ambamg batas wajar.
Menurut sebuah penelitian, meningkatkan siklus hidup smartphone selama lima tahun sama dengan menghilangkan sekitar 5 juta mobil dari jalan dalam hal emisi.
Membuat ponsel dan tablet lebih dapat didaur ulang dan dapat diperbaiki akan mengurangi biaya konsumsi energi yang terkait dengan pembuatan dan penggunaannya hingga sepertiga kali lipat.
“Potensi kelebihan produksi, pergudangan berikutnya, dan penghancuran suku cadang secara alami akan menghasilkan sumber daya yang terbuang, pengurangan efisiensi material, dan nilai ekonomi negatif yang pada akhirnya mengakibatkan biaya yang lebih tinggi bagi konsumen,” kata Digital Europe, sebuah organisasi yang mewakili perusahaan teknologi dan kelompok perdagangan.
Namun demikian, beberapa produsen telepon berusaha untuk mendahului peraturan tersebut dengan menawarkan komponen dan alat kepada konsumen untuk memperbaiki sendiri perangkat mereka. Apple, Google dan Samsung semuanya mulai menjual suku cadang untuk ponsel dan produk lainnya.
Menurut sebuah penelitian, meningkatkan siklus hidup smartphone selama lima tahun sama dengan menghilangkan sekitar 5 juta mobil dari jalan dalam hal emisi.
Membuat ponsel dan tablet lebih dapat didaur ulang dan dapat diperbaiki akan mengurangi biaya konsumsi energi yang terkait dengan pembuatan dan penggunaannya hingga sepertiga kali lipat.
“Potensi kelebihan produksi, pergudangan berikutnya, dan penghancuran suku cadang secara alami akan menghasilkan sumber daya yang terbuang, pengurangan efisiensi material, dan nilai ekonomi negatif yang pada akhirnya mengakibatkan biaya yang lebih tinggi bagi konsumen,” kata Digital Europe, sebuah organisasi yang mewakili perusahaan teknologi dan kelompok perdagangan.
Namun demikian, beberapa produsen telepon berusaha untuk mendahului peraturan tersebut dengan menawarkan komponen dan alat kepada konsumen untuk memperbaiki sendiri perangkat mereka. Apple, Google dan Samsung semuanya mulai menjual suku cadang untuk ponsel dan produk lainnya.
Lihat Juga :