Starlink, Layanan Internet Satelit SpaceX Meluncur dalam Enam Bulan
Senin, 27 April 2020 - 12:27 WIB
loading...
Bos Tesla Elon Musk. FOTO/ Ist
A
A
A
NEW YORK - Layanan internet satelit milik Spacex akan bisa dicoba oleh publik dalam enam bulan. Hal tersebut diungkap oleh CEO SpaceX Elon Musk dalam cuitan di Twitter.
Musk menyebut, uji coba beta untuk internal akan dimulai dalam tiga bulan, sementara beta untuk publik dalam enam bulan, yang akan dimulai dari lintang tinggi salah satunya Jerman yang memenuhi syarat.
Dijuluki Starlink, layanan internet satelit ini menjanjikan untuk membawa internet cepat dan terjangkau ke lokasi mana pun di dunia, demikian dikutip dari Mashable, Senin (27/4/2020).
Layanan internet dari SpaceX ini tentu menarik bagi merekayang tinggal di daerah terpencil atau wilayah yang kurang memiliki akses broadband.
Starlink menawarkan kecepatan unduh hingga 1Gbps dengan latensi berkisar antara 25 hingga 35 milidetik, setara dengan layanan broadband yang berbasis di darat.
Meskipun layanan internet satelit bukan hal yang baru, jaringan SpaceZ dirancang untuk emncapai kecepatan yang diklaim lebih cepat dengan menggunakan satelit orbut bumi rendah ( low Earth orbit/LEO).
Rencananya, satelit akan terbang di sektiar Bumi dari jarak 200 mil hingga 700 mil di atas permukaan, untuk mengangkut data antara stasiun cumi dan pengguna internet di bawah.
Musk menyebut, uji coba beta untuk internal akan dimulai dalam tiga bulan, sementara beta untuk publik dalam enam bulan, yang akan dimulai dari lintang tinggi salah satunya Jerman yang memenuhi syarat.
Dijuluki Starlink, layanan internet satelit ini menjanjikan untuk membawa internet cepat dan terjangkau ke lokasi mana pun di dunia, demikian dikutip dari Mashable, Senin (27/4/2020).
Layanan internet dari SpaceX ini tentu menarik bagi merekayang tinggal di daerah terpencil atau wilayah yang kurang memiliki akses broadband.
Starlink menawarkan kecepatan unduh hingga 1Gbps dengan latensi berkisar antara 25 hingga 35 milidetik, setara dengan layanan broadband yang berbasis di darat.
Meskipun layanan internet satelit bukan hal yang baru, jaringan SpaceZ dirancang untuk emncapai kecepatan yang diklaim lebih cepat dengan menggunakan satelit orbut bumi rendah ( low Earth orbit/LEO).
Rencananya, satelit akan terbang di sektiar Bumi dari jarak 200 mil hingga 700 mil di atas permukaan, untuk mengangkut data antara stasiun cumi dan pengguna internet di bawah.
Lihat Juga :