Dihantam Badai Matahari, Jaringan Radio di Eropa dan Afrika Padam

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 13:46 WIB
loading...
Dihantam Badai Matahari,...
Badai matahari pada Jumat, 26 Agustus 2022 meluncurkan suar yang lebih kuat dari ledakan matahari. Foto/NASA/SDO/Helioviewer.org
A A A
FLORIDA - Badai matahari yang kuat menghantam Bumi menyebabkan pemadaman singkat jaringan radio di seluruh Eropa dan Afrika. Serangkaian suar atau jilatan api Matahari yang dihembuskan Matahari pada Jumat 26 Agustus 2022 juga menimbulkan fenomena aurora yang indah di sekitar Arktik.

Solar Dynamics Observatory NASA menangkap suar yang sangat kuat yang menyebabkan pemadaman radio singkat di Eropa dan Afrika. “Sunspot AR3089 berderak dengan serangkaian semburan matahari kelas M [sedang] semakin intensif,” kata SpaceWeather.com dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Sabtu (27/8/2022).

Aktivitas Matahari sedang sangat kuat akhir-akhir ini, karena menghasilkan gelombang cuaca (badai) luar angkasa untuk menandai dimulainya aktivitas maksimum siklus matahari 11 tahun. Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional memperkirakan sebuah ejeksi (ledakan) besar partikel bermuatan dari matahari, yang dikenal sebagai lontaran massa koronal, diperkirakan mengarah ke Bumi pada 29 Agustus dan memicu aurora di sekitar Lingkaran Arktik.

Baca juga; Badai Matahari Terjang Bumi, Frekuensi Radio di Rusia Lumpuh

Kawanan cahaya utara dan selatan (aurora) terlihat awal pekan ini, termasuk dilihat dari luar angkasa oleh Samantha Cristoforetti dari Badan Antariksa Eropa. Astronot veteran mengatakan itu adalah badai paling kuat dalam 300 hari di luar angkasa.
Dihantam Badai Matahari, Jaringan Radio di Eropa dan Afrika Padam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Era ISS Berakhir, China...
Era ISS Berakhir, China Siap Kuasai Langit dengan Perluas Tiangong
Dianggap Berbahaya,...
Dianggap Berbahaya, Huawei Dilarang Digunakan di Eropa
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
bank bjb Perkuat Literasi...
bank bjb Perkuat Literasi Keuangan dan Kewirausahaan bagi Calon Pensiunan Kementerian Agama
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved