Cara Ular Piton Menelan Mangsanya Secara Utuh, Ini Jawabannya
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 15:11 WIB
loading...
Cara ulat piton menelan mangsanya secara utuh. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Cara ular piton menelan mangsanya secara utuh terbilang luar biasa menakjubkan. Bahkan ular piton juga mampu menelan mangsa yang bahkan ukurannya 10 kali lipat lebih besar dari dirinya. Namun pertanyaannya, bagaimana predator tersebut bisa melakukannya?
Jika Anda melakukan pencarian di Google, Anda akan menemukan makanan-makanan besar masuk ke dalam mulut kecil ular seperti antelop, kambing, bahkan sapi, buaya, dan harimau. Kehebatan ini berkat mulut ular yang sangat luar biasa elastis karena dibangun dari tendon, otot, dan ligamen yang memang didesain untuk bisa dipaksa dengan sangat kuat.
BACA JUGA - Cara Suku Dayak Membuktikan Keberadaan Ular Raksasa Nabau dan Tangkalaluk
"Salah satu mitos tentang ular yang masih bertahan adalah mekanisme makan yang disebut bahwa ular melepaskan rahangnya ketika makan. Padahal sebenarnya rahang itu tetap menempel," terang Patrick T Gregory, profesor di University of Victoria seperti dilansir Live Science.
Ular memang memiliki bagian rahang yang terpisah menurut Gregory. Rahang bagian bawahnya tidak menempel pada tengkorak tetapi berartikulasi di bagian ujung sehingga bisa bergerak dengan leluasa.
Jika Anda melakukan pencarian di Google, Anda akan menemukan makanan-makanan besar masuk ke dalam mulut kecil ular seperti antelop, kambing, bahkan sapi, buaya, dan harimau. Kehebatan ini berkat mulut ular yang sangat luar biasa elastis karena dibangun dari tendon, otot, dan ligamen yang memang didesain untuk bisa dipaksa dengan sangat kuat.
BACA JUGA - Cara Suku Dayak Membuktikan Keberadaan Ular Raksasa Nabau dan Tangkalaluk
"Salah satu mitos tentang ular yang masih bertahan adalah mekanisme makan yang disebut bahwa ular melepaskan rahangnya ketika makan. Padahal sebenarnya rahang itu tetap menempel," terang Patrick T Gregory, profesor di University of Victoria seperti dilansir Live Science.
Ular memang memiliki bagian rahang yang terpisah menurut Gregory. Rahang bagian bawahnya tidak menempel pada tengkorak tetapi berartikulasi di bagian ujung sehingga bisa bergerak dengan leluasa.
Lihat Juga :