Panas Ekstrem Berpotensi Timbulkan Kanker Kulit

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 11:32 WIB
loading...
Panas Ekstrem Berpotensi...
Panas ekstrem bisa picu kanker kulit. Foto/ IST
A A A
LONDON - Pakar medis memperingatkan panas ekstrem yang disebabkan oleh krisis iklim berisiko meningkatkan kasus kanker kulit yang berpotensi menjadi pemimpin seperti melanoma.

Inggris Raya mencatat suhu tertinggi 40,2 derajat Celcius bulan lalu karena para ilmuwan memperingatkan bahwa gelombang panas dan panas ekstrem kemungkinan akan terus berlanjut.

BACA JUGA - India Sebut Gelombang Panas Ekstrem Akan Kurangi Populasi Burung

The Guardian melaporkan, kedokteran sekarang menegaskan bahwa perubahan iklim akan memiliki efek jangka panjang pada orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di bawah sinar matahari dan terpapar sinar ultraviolet (UV).

Profesor onkologi medis di University of Sheffield, Sarah Danson menyuarakan kekhawatiran bahwa panas yang ekstrem akan menyebabkan peningkatan kasus melanoma.

Sebagai dokter yang merawat pasien melanoma, saya khawatir tren panas yang terus berlanjut ini akan menyebabkan lebih banyak kasus melanoma dan kematian akibat penyakit tersebut, katanya.

Ilmuwan medis yang memimpin tim peneliti melanoma di University of Leeds, Julia Newton-Bishop, mengatakan bahwa melanoma pada dasarnya disebabkan oleh sengatan matahari.

"Cuaca panas ini sangat ekstrim sehingga saya khawatir sengatan matahari akan meningkat dan kemudian akan terjadi melanoma," katanya.

Berdasarkan data dari Cancer Research UK, tingkat kematian akibat kanker kulit di kalangan pria di Inggris meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak tahun 1970-an.

Bahkan, peningkatan juga tercatat di kalangan wanita.

Dapat dipahami bahwa peningkatan tersebut mungkin disebabkan oleh beberapa faktor termasuk paparan sinar matahari karena paket liburan.

Chief Executive Cancer Research UK, Michelle Mitchell memperingatkan paparan sinar matahari setiap dua tahun sekali dapat melipatgandakan risiko kanker kulit.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Rekomendasi
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Ikuti Audisi Miss Indonesia...
Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Sudah Persiapkan Sejak 2024
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Berita Terkini
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved