AS Larang Ekspor Semikonduktor Canggih pada Teknologi Manufaktur

Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:17 WIB
loading...
AS Larang Ekspor Semikonduktor...
Amerika Serikat melarang ekspor empat teknologi manufaktur semikonduktor utama yang dikategorikan penting bagi keamanan nasional. Foto/siliconangle
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat melarang ekspor empat teknologi manufaktur semikonduktor utama yang dikategorikan penting bagi keamanan nasional. Keempat item telah diklasifikasikan di bawah Bagian 1758 dari Undang-Undang Reformasi Kontrol Ekspor, undang-undang yang berlaku untuk pembuatan chip komputer canggih dan mesin turbin gas.

Dikutip dari laman siliconangle, Selasa (16/8/2022), Biro Industri dan Keamanan (Bureau of Industry and Security/BIS) Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa aturan baru, yang diberlakukan hari ini, melarang ekspor dua bahan semikonduktor “celah pita ultra lebar”. Ditambah beberapa jenis desain berbantuan komputer elektronik dan teknologi pembakaran penguatan tekanan.

Lebih khusus, BIS mengatakan ekspor bahan semikonduktor galium oksida dan berlian akan dikenakan kontrol baru, karena dapat beroperasi di bawah rentang suhu dan kondisi tegangan yang lebih ekstrem. Kemampuan ini membuatnya lebih mungkin bahannya dapat digunakan dalam desain sistem senjata.

Baca juga; Pabrik Semikonduktor di Inggris Dibeli Perusahaan China

Perangkat lunak ECAD, yang digunakan dalam desain berbagai chip komputer, dinilai mendukung "transistor efek medan gate-all-around," atau GAAFET, yang digunakan untuk mengukur semikonduktor hingga tiga nanometer atau bahkan lebih kecil. Sedangkan untuk teknologi PCG, memiliki potensi aplikasi di sektor kedirgantaraan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved