Jarak Bumi dan Matahari Semakin Menjauh, Dampaknya Bikin Khawatir

Senin, 08 Agustus 2022 - 08:45 WIB
loading...
A A A
Baca juga; Menakjubkan! Begini Proses Bulan Berhenti Memantulkan Cahaya Matahari
Jarak Bumi dan Matahari Semakin Menjauh, Dampaknya Bikin Khawatir


Model evolusi bintang memprediksi bahwa Matahari akan meningkatkan kecerahannya sekitar 6% setiap 1 miliar tahun. Kondisi ini, perlahan-lahan meningkatkan suhu Bumi dan mendidihkan lautan. “Ini akan membuat Bumi tidak dapat dihuni manusia jauh sebelum matahari berpotensi menelannya,” ujar DiGiorgio.

Dalam waktu sekitar 5 miliar tahun, Matahari diperkirakan akan kehabisan bahan bakar hidrogennya, yang diartikan sebagai kematian Matahari. Sebelum kematiannya tiba, Matahari akan mulai membengkak, menjadi bintang raksasa merah.

Saat ini ada beberapa ketidaksepakatan tentang seberapa besar matahari akan membengkak selama fase raksasa merahnya. Dengan asumsi Bumi terus berjalan menjauhi Matahari tanpa gangguan, berarti planet kita dapat bertahan dan terus mengorbit karena jauh dari matahari yang sekarat.

“Namun, jika Bumi bertahan, tidak ada kemungkinan manusia bisa bertahan. Panas dan radiasi dari Matahari yang mengganggu tidak hanya akan mendidihkan lautan dan atmosfer, tetapi mungkin akan mendidihkan Bumi itu sendiri. Manusia harus meninggalkan bola lava yang menyala jauh sebelum menelan Bumi,” kata DiGiorgio.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Keajaiban Tibet: Ribuan...
Keajaiban Tibet: Ribuan Panel Surya Ubah Tanah Mati Jadi Subur, Kok Bisa?
NASA Deteksi Semburan...
NASA Deteksi Semburan Flare Matahari Kembali Normal
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
Bagian Matahari yang...
Bagian Matahari yang Belum Pernah Dilihat Manusia Menampakan Wujudnya
NASA Deteksi Gelembung...
NASA Deteksi Gelembung Aneh yang Melindungi Bumi dari Partikel Matahari
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Musim Hujan Tetap Harus...
Musim Hujan Tetap Harus Pakai Sunscreen, Ternyata Ini Alasannya
4 Bahaya Tidak Memakai...
4 Bahaya Tidak Memakai Sunscreen: Risiko Penuaan Dini hingga Kulit Kering
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved