HDIT Fokus Meningkatkan Platform P2P Lending Doeku
Kamis, 04 Agustus 2022 - 10:55 WIB
loading...
Direktur PT Doeku Peduli Indonesia, Hendra Dwisejoputro. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Doeku Peduli Indonesia, salah satu platform peer to peer lending di Indonesia yang berijin penuh (fully licensed) resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dimiliki 99% sahamnya oleh PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT), dilirik oleh beberapa institusi financial technology baik lokal maupun international untuk melakukan kolaborasi bisnis.
Direktur PT Doeku Peduli Indonesia, Hendra Dwisejoputro, mengatakan perseroan jika melakukan merger harus memilih partner yang memiliki jaringan internasional dan pengalaman Advance Technology.
BACA JUGA - Aplikasi Trading Terbaik 2022
Sehingga kedua perusahaan akan menghasilkan sinergi dengan kelebihan kekuatan masing-masing dan kedepannya menambah laba, value perusahaan dan daya saing perusahaan.
Sudah beberapa group perusahaan yang intens melakukan komunikasi. Di antaranya, salah satu perusahaan finansial terbesar dan terkemuka di Singapura, kemudian ada juga institusi finansial yang sahamnya sudah tercatat di papan bursa saham NASDAQ, dan salah satu perusahaan FMCG lokal terbesar.
"Saat ini kami masih mempertimbangkan beberapa aspek untuk memilih kolaborasi yang terbaik, dalam arti yang dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pengembangan bisnis dan peningkatan value dari perusahaan kami, baik secara fundamental maupun jaringan bisnis yang kemungkinan bisa didapatkan Doeku, sebagai hasil apabila terjadi merger nantinya," ujar Hendra.
Direktur PT Doeku Peduli Indonesia, Hendra Dwisejoputro, mengatakan perseroan jika melakukan merger harus memilih partner yang memiliki jaringan internasional dan pengalaman Advance Technology.
BACA JUGA - Aplikasi Trading Terbaik 2022
Sehingga kedua perusahaan akan menghasilkan sinergi dengan kelebihan kekuatan masing-masing dan kedepannya menambah laba, value perusahaan dan daya saing perusahaan.
Sudah beberapa group perusahaan yang intens melakukan komunikasi. Di antaranya, salah satu perusahaan finansial terbesar dan terkemuka di Singapura, kemudian ada juga institusi finansial yang sahamnya sudah tercatat di papan bursa saham NASDAQ, dan salah satu perusahaan FMCG lokal terbesar.
"Saat ini kami masih mempertimbangkan beberapa aspek untuk memilih kolaborasi yang terbaik, dalam arti yang dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pengembangan bisnis dan peningkatan value dari perusahaan kami, baik secara fundamental maupun jaringan bisnis yang kemungkinan bisa didapatkan Doeku, sebagai hasil apabila terjadi merger nantinya," ujar Hendra.
Lihat Juga :