Judi Online Terus Marak, Ini Jawaban Menteri Johnny G. Plate

Rabu, 03 Agustus 2022 - 20:00 WIB
loading...
Judi Online Terus Marak,...
Menkominfo Johnny G. Plate menyebut bahwa judi online sangat sulit diberangus. Foto: dok Kominfo
A A A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) , Johnny G. Plate menanggapi maraknya judi online di ruang digital Tanah Air. Menurutnya, memang konten sangat sulit untuk diberangus.

”Tiap hari ada saja konten yang muncul,” kata Menteri Johnny dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (3/8).

Menteri Johnny menjelaskan bahwa pihaknya sejak 2018 lalu telah melakukan blokir akses terhadap 552.645 konten judi. Dan sepanjang Januari hingga Juli 2022 sudah ada 12.300 konten yang diberangus.

”Itu artinya rata-rata perhari ada 410 konten judi online yang diputus aksesnya,” ungkap Menteri Johnny.

Menteri Johnny mengaku sampai saat ini pihaknya terus memonitor dan menindak konten terlarang. Ini dilakukan melalui tim Cyberdrone Kominfo yang menurutnya terus bekerja 7x24 jam dalam seminggu.

”Kominfo senantisa melakukan monitoring dan evaluasi, serta menjaga agar ruang digital selalu bersih dan bermanfaat,” ujar Menteri Johnny.

Untuk diketahui, Kominfo baru saja melakukan pemblokiran kepada sejumlah platform karena teridentifikasi sebagai PSE yang menggelar praktik perjudian. Setidaknya ada 15 platform yang diblokir.

Adapun ke-15 platform yang dimaksud antara lain:
1. Domino Qiu Qiu
2. Topfun
3. Pop Domino
4. MVP Domino
5. Pop Poker
6. Let’s Domino Gaple QiuQiu Poker Game Online
7. Steve Domino QiuQiu Poker Slots Game Online
8. Higgs Slot Domino Gaple QiuQiu
9. Ludo Dream
10. Domino QiuQiu 99 Boyaa QQ KIU
11. Domino Gaple Boya QiuQiu Capsa
12. Poker Texas Boyaa
13. Poker Pro.id
14. Pop Big2
15. Pop Gaple



Kominfo menyebut, pemblokiran dilakukan setelah pihaknya melakukan verifikasi dan klasifikasi kemudian ditemukan bahwa platform ternyata mengandung aktifitas perjudian. Hingga sekarang, platform ini pun tidak bisa lagi diakses masyarakat.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Hapus 1,3...
Indonesia Hapus 1,3 Juta Konten Berbahaya Terkait Pornografi dan Judi Online
YouTube Perketat Aturan...
YouTube Perketat Aturan Soal Konten Judi Online
Komdigi Kejar Selebgram...
Komdigi Kejar Selebgram Promotor Judi Online, Siap Bersih-bersih Ruang Digital 2025
Kaleidoskop Tekno 2024:...
Kaleidoskop Tekno 2024: Drama Peretasan hingga iPhone 16 yang Dilarang Masuk
Perang Melawan Judi...
Perang Melawan Judi Online, Pemerintah Blokir Rekening Bank
Komdigi Blokir 27.334...
Komdigi Blokir 27.334 Konten Terkait Judi Online, Termasuk Ribuan Akun di Medsos
Perang Melawan Judi...
Perang Melawan Judi Online, Komdigi Tutup Akun Telegram
Pegawai Komdigi Jadi...
Pegawai Komdigi Jadi Beking Bandar Judi Online, Pengamat: Kelemahan Keamanan di Manusia
Menkomdigi Tegaskan...
Menkomdigi Tegaskan Presiden Tak Mau Ada Kongkalikong dan Backing untuk Judi Online
Rekomendasi
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
5 Anak Sempat Hilang...
5 Anak Sempat Hilang di Taman Margasatwa Ragunan Hari Ini saat Libur Lebaran
Berita Terkini
Beragam Respons Soal...
Beragam Respons Soal Kehadiran Manus AI Baru Buatan China
37 menit yang lalu
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
2 jam yang lalu
AI Akan Gantikan Posisi...
AI Akan Gantikan Posisi 4 Ribu Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara
6 jam yang lalu
Teknologi Penerjemah...
Teknologi Penerjemah AI DeepSeek Bantu Misi Penyelamatan di Myanmar
6 jam yang lalu
Jamur di kaki Katak...
Jamur di kaki Katak Bikin Ilmuwan Ketakutan, Ini Penyebabnya
9 jam yang lalu
ChatGPT Tambah 1 Juta...
ChatGPT Tambah 1 Juta Pengguna Baru dalam Satu Jam setelah Tren Studio Ghibli
1 hari yang lalu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved