Rusia Berencana Bangun Kembali Stasiun Luar Angkasa, Paling Cepat Mulai 2028

Jum'at, 29 Juli 2022 - 15:35 WIB
loading...
Rusia Berencana Bangun...
Rusia mengumumkan rencana untuk membangun kembali stasiun luar angkasa sendiri yang dikenal dengan Stasiun Layanan Orbital Rusia (ROSS). Foto/Roscosmos/Space.com
A A A
MOSKOW - Rusia mengumumkan rencana untuk membangun kembali stasiun luar angkasa sendiri yang dikenal dengan Stasiun Layanan Orbital Rusia (ROSS). Keinginan itu sejalan dengan rencana Rusia menarik diri dari konsorsium Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah tahun 2024.

Desain ROSS, direncanaka dapat ditempatkan di orbit 51,6 derajat (mirip dengan ISS) atau di orbit dekat kutub, 97 derajat. Semua bergantung pada siatuasi mana yang dianggap lebih menguntungkan Rusia di antara lokasi peluncurannya.

“Kita perlu memutuskan apa yang harus dilakukan di masa depan, dan sudah mulai mengerjakan program berawak yang akan dilaksanakan setelah periode ini,” kata Vladimir Solovyov dalam wawancara panjang yang diterbitkan pada Selasa 26 Juli 2022 oleh Roscosmos dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Jumat (29/7/2022).

Baca juga; Rusia Umumkan Resmi Menarik Diri Selamanya dari ISS

Solovyov adalah direktur penerbangan ISS segmen Rusia dan perancang umum RSC Energia, kontraktor utama program penerbangan antariksa manusia Rusia. Solovyov juga membahas modul Rusia yang menua di ISS dan telah menampung astronot sejak November 2020.

Solovyov mengatakan soal pemeliharaan menjadi masalah untuk modul ISS Rusia, yang hampir berusia 25 tahun. “Baru-baru ini, ada kecenderungan untuk meningkatkan waktu yang dihabiskan oleh para kosmonot untuk pemeliharaan dan perbaikan sistem onboard, yang telah menghabiskan sumber daya mereka,” katanya.

Stasiun luar angkasa Rusia yang baru juga akan mewakili "filosofi" yang berbeda dari penerbangan antariksa manusia. Solovyov mengklaim bahwa sains Rusia di ISS dan sebelumnya stasiun ruang angkasa Soviet/Rusia Mir, belum memberikan hasil yang baik.

Baca juga; Begini Bentuk dan Jeroan Stasiun Luar Angkasa China, Bisa Beroperasi 15 Tahun
Rusia Berencana Bangun Kembali Stasiun Luar Angkasa, Paling Cepat Mulai 2028


Badan antariksa federal Rusia Roscosmos sudah merilis gambar dan informasi tentang bentuk dan rupa tentang Stasiun Layanan Orbital Rusia atau ROSS. Fase pertama perakitan pos terdepan, yang ditargetkan dimulai pada 2028, tampaknya mencakup modul inti, kemungkinan kapal pasokan baru, dan kendaraan transportasi baru.

Fase kedua, diharapkan akan dimulai pada tahun 2030, akan menambah dua modul besar lagi. Ke depan, Solovyov mengatakan ROSS dapat digunakan sebagai stasiun jalan untuk membantu kosmonot mempersiapkan perjalanan ke bulan atau Mars.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
Ancaman Akibat Perubahan...
Ancaman Akibat Perubahan Iklim Mulai Dirasakan di Luar Angkasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved