Angka Kecanduan Seks di Israel Meningkat Drastis 34 Persen, Bikin Rugi Pemerintah Rp31,1 Triliun
Kamis, 28 Juli 2022 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Pendiri dan Direktur Akademik ICA Profesor Shaul Lev-Ron mengatakan laporan tersebut memperlihatkan kelemahan masyarakat Israel dan menunjukkan perlunya perubahan segera dalam semua faktor yang berkaitan dengan fenomena kecanduan. "Perlu ada rencana yang dapat diimplementasikan dengan cepat untuk memberikan jawaban bagi mereka yang membutuhkannya," ujarnya.
Sementara Direktur Jenderal ICA Inbal Dor-Karbel mengatakan sebenarnya hampir semua negara maju mengalami peningkatan kecanduan seks setelah dua tahun pandemi Covid-19. "Tetapi kami tetap terkejut dari data yang menunjukkan bahwa kecanduan adalah masalah yang lebih besar daripada kami duga," jelasnya.
Baca juga : Ini Motor-motor Listrik Mirip Yamaha NMax yang Bisa Bikin Tertarik
Dia mengatakan saat ini populasi yang paling rentan dari kecanduan seks itu sebenarnya adalah mereka yang berkontribusi paling besar terhadap ekonomi. Mereka adalah kaum muda usia 18-35 tahun.
Dari analisa konsultan Deloitte yang ikut ambil bagian dalam survei itu disebutkan terdapat potensi kerugian pemerintah akibat peningkatan kecanduan itu. Diperkirakan beban biaya ekonomi akan mencapai USD2,08 miliar atau setara Rp31,1 triliun per tahun untuk biaya pemulihan kecanduan seks dan ekses yang ditimbulkan.
Sementara Direktur Jenderal ICA Inbal Dor-Karbel mengatakan sebenarnya hampir semua negara maju mengalami peningkatan kecanduan seks setelah dua tahun pandemi Covid-19. "Tetapi kami tetap terkejut dari data yang menunjukkan bahwa kecanduan adalah masalah yang lebih besar daripada kami duga," jelasnya.
Baca juga : Ini Motor-motor Listrik Mirip Yamaha NMax yang Bisa Bikin Tertarik
Dia mengatakan saat ini populasi yang paling rentan dari kecanduan seks itu sebenarnya adalah mereka yang berkontribusi paling besar terhadap ekonomi. Mereka adalah kaum muda usia 18-35 tahun.
Dari analisa konsultan Deloitte yang ikut ambil bagian dalam survei itu disebutkan terdapat potensi kerugian pemerintah akibat peningkatan kecanduan itu. Diperkirakan beban biaya ekonomi akan mencapai USD2,08 miliar atau setara Rp31,1 triliun per tahun untuk biaya pemulihan kecanduan seks dan ekses yang ditimbulkan.
(wsb)
Lihat Juga :