Pertama Kali Terbang Sudah Mengesankan, Pesawat Tempur KF-21 Korsel Dilengkapi 4 Rudal Meteor
Rabu, 20 Juli 2022 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
“Saat kami selangkah lebih dekat pada keberhasilan pengembangan pesawat tempur lokal, ini menjadi lompatan baru dalam teknologi penerbangan domestik dan kebangkitan militer berteknologi tinggi yang kuat,” kata Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (Defense Acquisition Program Administration/DAPA) yang mengelola Pengadaan pertahanan Korea Selatan, dikutip SINDOnews dari laman The War Zone, Rabu (20/7/2022).
DAPA menggambarkan pesawat tempur KF-21 sebagai jet tempur generasi 4,5 yang merupakan kategori umum untuk mendefinisikan pesawat tempur baru atau yang dimodernisasi secara signifikan. Berbeda dengan pesawat tempur generasi kelima, yang biasanya tidak memiliki atribut kunci seperti kemampuan siluman sebagai desain utama dan sensor canggih di antara atribut lainnya.
![Pertama Kali Terbang Sudah Mengesankan, Pesawat Tempur KF-21 Korsel Dilengkapi 4 Rudal Meteor]()
Di sisi lain, dengan KF-21, Korea Selatan telah memilih rute yang sangat berbeda untuk menghasilkan pesawat tempur generasi 4,5, seperti Super Hornet, Eurofighter Typhoon atau Dassault Rafale. Sebagai gantinya, KF-21 tidak hanya akan menambah kemampuan misi baru tetapi juga mengarah ke versi jet dengan karakteristik rendah yang jauh lebih signifikan, termasuk pembawa senjata internal.
Baca juga; Masalah dengan Korsel Teratasi, Indonesia Tetap Bikin 48 Jet Tempur KF-21/IF-21
Bahkan dalam bentuk awalnya, yang dikenal sebagai Blok 1, KF-21 akan dilengkapi dengan radar active electronically scaned array (AESA) dan infrared search and track (IRST) untuk menangkap target udara. Dalam pendekatan ini, Seoul tampaknya secara cerdik menemukan cara untuk menghindari biaya besar dan proses panjang yang melekat dalam mengembangkan pesawat tempur generasi kelima.
DAPA menggambarkan pesawat tempur KF-21 sebagai jet tempur generasi 4,5 yang merupakan kategori umum untuk mendefinisikan pesawat tempur baru atau yang dimodernisasi secara signifikan. Berbeda dengan pesawat tempur generasi kelima, yang biasanya tidak memiliki atribut kunci seperti kemampuan siluman sebagai desain utama dan sensor canggih di antara atribut lainnya.

Di sisi lain, dengan KF-21, Korea Selatan telah memilih rute yang sangat berbeda untuk menghasilkan pesawat tempur generasi 4,5, seperti Super Hornet, Eurofighter Typhoon atau Dassault Rafale. Sebagai gantinya, KF-21 tidak hanya akan menambah kemampuan misi baru tetapi juga mengarah ke versi jet dengan karakteristik rendah yang jauh lebih signifikan, termasuk pembawa senjata internal.
Baca juga; Masalah dengan Korsel Teratasi, Indonesia Tetap Bikin 48 Jet Tempur KF-21/IF-21
Bahkan dalam bentuk awalnya, yang dikenal sebagai Blok 1, KF-21 akan dilengkapi dengan radar active electronically scaned array (AESA) dan infrared search and track (IRST) untuk menangkap target udara. Dalam pendekatan ini, Seoul tampaknya secara cerdik menemukan cara untuk menghindari biaya besar dan proses panjang yang melekat dalam mengembangkan pesawat tempur generasi kelima.
Lihat Juga :