China Siap Luncurkan Pengebom Siluman Xian H-20, Mirip B-2 Spirit AS

Senin, 18 Juli 2022 - 11:10 WIB
loading...
China Siap Luncurkan...
Sejauh ini, hampir tidak ada data yang diketahui tentang Xian H-20, hanya saja dikatakan sebagai pengebom strategis baru. Foto/Flug Revue/BulgarianMilitary
A A A
BEIJING - China sedang membuat pesawat pengebom strategis siluman baru. Meskipun belum banyak data dan informasi yang diketahui tentang pengebom siluman buatan China, diperkirakan bentuknya mirip konsep flying wing atau sayap terbang.

Kepala divisi uji terbang dari grup penerbangan milik negara China, Avic, Go Heping mengumumkan pada rapat umum pekan lalu bahwa pesawat penting dengan tujuan strategis dan historis yang menentukan harus segera menyelesaikan uji terbang pertamanya. Dalam konteks ini, seperti yang dilaporkan oleh surat kabar China Global News, Heping meminta semua karyawan yang terlibat dalam program pengujian untuk “menyadari pentingnya keberhasilan menyelesaikan misi ini.”

Tidak jelas pesawat mana yang dimaksud Avic ketika membuat pengumuman, bahkan The Global Times tidak menyebutkan jenis maupun bentuknya. Spekulasi pun segera merajalela di China bahwa sebenarnya hanya ada satu model “strategis dan kepentingan historis yang menentukan” yaitu pengebom siluman Xian H-20, yang masih diselimuti misteri.

Baca juga; Dihantam Rudal Anti-Pesawat Ukraina, Pengebom Su-34 Rusia Jatuh dengan Mesin Kiri Terbakar

Sejauh ini, hampir tidak ada data yang diketahui tentang Xian H-20, hanya saja dikatakan sebagai pengebom strategis baru, yang pengembangannya dikonfirmasi secara resmi untuk pertama kalinya pada tahun 2016. Angkatan Udara China sendiri memperkuat asumsi dalam rangkaian video pada tahun 2018 dan 2021 bahwa H-20 direncanakan sebagai sayap terbang, mungkin serupa dengan desain dan ukuran pengebom AS Northrop B-2 Spirit.

Seorang ahli penerbangan yang tidak disebutkan namanya dari China mengatakan kepada Global Times bahwa spekulasi publik bahwa pesawat yang diumumkan adalah H-20 masuk akal baginya. Bagaimanapun, pesawat ini akan menjadikan China negara kedua di dunia yang mengembangkan pengebom siluman sendiri yang siap terbang.

Sayap terbang baru ini akan menjadi titik balik nyata bagi orientasi strategis Angkatan Udara China dan penguatan besar-besaran posisinya di kawasan Asia-Pasifik. Diketahui pengebom Xian H-6 yang sudah usang saat ini menjadi tulang punggung armada pengebom jarak jauh.

Baca juga; Rusia Upgrade Pengebom Tua Jadi Pesawat Supersonik, Bikin Si Angsa Putih Ngacir Sampai Mach 2+

Pesawat ini berlisensi dari Tupolev Tu-16 Soviet, yang dipensiunkan di Rusia pada 1990-an. Meskipun China telah melakukan modernisasi secara komprehensif, jangkauan layanan pesawat tua itu tetap terbatas. Jangkauan maksimum non-stop 6.000 kilometer dan muatan senjata sembilan ton.
China Siap Luncurkan Pengebom Siluman Xian H-20, Mirip B-2 Spirit AS


Sebaliknya untuk Xian H-20, menurut perkiraan analis internasional, dapat terbang antara 8.500 dan 12.000 kilometer. Kemampuan ini memberikan armada pengebom strategis China kapasitas serangan antarbenua” untuk pertama kalinya. China mengatakan pengebom baru ini akan menjadi bagian dari "triad nuklir" yang juga mencakup rudal darat dan kapal selam bersenjata nuklir.

Dilengkapi dengan radar AESA dan rudal jelajah konvensional dan nuklir, H-20 setidaknya bisa menjangkau pangkalan luar negeri AS di Guam, bahkan Hawaii. Mesin turbofan WS-10 yang dikembangkan di China harus digunakan sebagai penggerak, memungkinkan sayap terbang siluman mencapai kecepatan tepat di bawah batas suara.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved