Serangan Ransomware ke Sektor Pendidikan Meningkat
Jum'at, 15 Juli 2022 - 14:27 WIB
loading...
Ilustrasi Serangan Hacker ke sektor pendidikan semakin sporadis. FOTO/ IST
A
A
A
LONDON - Serangan Ransomware terhadap sektor pendidikan sedang mengalami peningkatan. Dan sialnya, banyak institusi pendidikan mulai dari tahap sekolah hingga ke universitas belum siap menghadapinya.
Menurut analisis peneliti keamanan siber di Sophos, sektor pendidikan menjadi target serangan lantaran tidak memiliki sistem keamanan yang kuat. Para hacker jadi lebih mudah dalam melancarkan aksinya.
BACA JUGA - FBI Sebut Hacker Korut Berencana Serang AS
"Sekolah adalah salah satu yang paling terpukul oleh ransomware. Mereka adalah target utama karena kurangnya pertahanan secar keseluruhan dan mrnjadi tambang emas data pribadi yang mereka pegang,” kata Chester Wisniewski, ilmuwan peneliti utama di Sophos, dikutip dari ZDNet, Rabu (13/7/2022).
Dalam banyak kasus, korban di sektor pendidikan kerap membayar uang tebusan untuk menebus data yang berhasil diretas. Rata-rata uang tebusan yang dibayarkan oleh sekolah adalah USD 19 juta atau setara Rp28 miliar.
Menurut analisis peneliti keamanan siber di Sophos, sektor pendidikan menjadi target serangan lantaran tidak memiliki sistem keamanan yang kuat. Para hacker jadi lebih mudah dalam melancarkan aksinya.
BACA JUGA - FBI Sebut Hacker Korut Berencana Serang AS
"Sekolah adalah salah satu yang paling terpukul oleh ransomware. Mereka adalah target utama karena kurangnya pertahanan secar keseluruhan dan mrnjadi tambang emas data pribadi yang mereka pegang,” kata Chester Wisniewski, ilmuwan peneliti utama di Sophos, dikutip dari ZDNet, Rabu (13/7/2022).
Dalam banyak kasus, korban di sektor pendidikan kerap membayar uang tebusan untuk menebus data yang berhasil diretas. Rata-rata uang tebusan yang dibayarkan oleh sekolah adalah USD 19 juta atau setara Rp28 miliar.
Lihat Juga :