Serangan Ransomware ke Sektor Pendidikan Meningkat

Jum'at, 15 Juli 2022 - 14:27 WIB
loading...
A A A
Sementara untuk lembaga pendidikan tinggi rata-rata uang tebusan yang dibayarkan mencapai USD905.000 atau sekitar Rp 13 miliar. Jelas ini menjadi ladang subur untuk meraup pundi-pundi bagi para hacker ransomware.

Korban rela membayar dengan jumlah besar karena ransomware sendiri memblokir akses mereka untuk beroperasi. Ketika jaringan diblokir, sekolah akan kesulitan untuk menjalankan kelas, apalagi jika kelas online.

Dan penelitian akademis serta sumber daya tidak akan tersedia, yang semuanya berdampak pada komunitas yang lebih luas. Anak-anak tidak dapat bersekolah, mengerjakan tugas atau mengakses jaringan mereka.

Ada juga ancaman untuk memublikasikan data yang berhasil dicuri jika korban tidak membayar. Hal-hal ini lah yang mendorong korban tetap membayar meskipun sebenarnya itu akan mendorong lebih banyak aksi ransomware di masa mendatang.

Menurut Sophos, hanya 61% data yang dipulihkan setelah membayar uang tebusan, yang berarti bahwa selain biaya tebusan, waktu dan sumber daya harus dimasukkan ke dalam perbaikan jaringan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Rekomendasi
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Berita Terkini
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved