Pesawat Tempur F-16 AS Dilengkapi Senjata Laser, Mampu Menjatuhkan Rudal Musuh
Kamis, 14 Juli 2022 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
Jika sistem berhasil, sistem pertahanan Hard-Kill akan dikembangkan yang akan efektif terhadap seeker RF setelah sistem DIRCM yang efektif terhadap seeker IR/IIR. Namun, sebelum penembakan udara pertama dari senjata laser dapat terjadi, Angkatan Udara AS harus mengintegrasikan senjata laser ke badan pesawat F-16 dan menghubungkan senjata itu sendiri ke sistem termal yang mengontrol pemanasan dan pendinginan LANCE.
Breaking Defense menulis bahwa perusahaan Lockheed Martin memainkan peran utama dalam pengembangan senjata, tetapi dua perusahaan lain juga terlibat, yaitu Northrop Grumman dan Boeing. Perusahaan pertama mengembangkan sistem kontrol sinar yang mengarahkan laser ke target tertentu, dan Boeing mengembangkan subsistem kontainer yang akan menampung senjata laser.
Baca juga; Sistem Senjata Laser Mulai Digunakan 2022, Bertenaga 50 KW Mampu Tembus Drone Tempur
![Pesawat Tempur F-16 AS Dilengkapi Senjata Laser, Mampu Menjatuhkan Rudal Musuh]()
Bentuk LANCE "seperenam ukuran" dari senjata energi laser terarah sebelumnya yang diproduksi Lockheed Martin untuk Angkatan Darat. Laser sebelumnya adalah bagian dari program Robust Electric Laser Initiative dan memiliki output di kelas 60 kilowatt. Namun, belum diketahui jenis daya apa yang dihasilkan LANCE meskipun kemungkinan menggunakan output di bawah 100 kilowatt.
Kent Wood, Penjabat Direktur Direktorat Energi AFRL, menyatakan bahwa periode terpenting LANCE ada di depan, yaitu penelitian wargame, analisis misi, durasi permainan, dan bagaimana senjata laser diintegrasikan ke dalam F-16 dapat membantu dalam mencapai tujuan misi. “Target spesifik untuk pengujian dan demonstrasi di masa depan juga akan ditentukan oleh hasil studi ini,” ujarnya dikutip dari Bulgarian Military.
Breaking Defense menulis bahwa perusahaan Lockheed Martin memainkan peran utama dalam pengembangan senjata, tetapi dua perusahaan lain juga terlibat, yaitu Northrop Grumman dan Boeing. Perusahaan pertama mengembangkan sistem kontrol sinar yang mengarahkan laser ke target tertentu, dan Boeing mengembangkan subsistem kontainer yang akan menampung senjata laser.
Baca juga; Sistem Senjata Laser Mulai Digunakan 2022, Bertenaga 50 KW Mampu Tembus Drone Tempur

Bentuk LANCE "seperenam ukuran" dari senjata energi laser terarah sebelumnya yang diproduksi Lockheed Martin untuk Angkatan Darat. Laser sebelumnya adalah bagian dari program Robust Electric Laser Initiative dan memiliki output di kelas 60 kilowatt. Namun, belum diketahui jenis daya apa yang dihasilkan LANCE meskipun kemungkinan menggunakan output di bawah 100 kilowatt.
Kent Wood, Penjabat Direktur Direktorat Energi AFRL, menyatakan bahwa periode terpenting LANCE ada di depan, yaitu penelitian wargame, analisis misi, durasi permainan, dan bagaimana senjata laser diintegrasikan ke dalam F-16 dapat membantu dalam mencapai tujuan misi. “Target spesifik untuk pengujian dan demonstrasi di masa depan juga akan ditentukan oleh hasil studi ini,” ujarnya dikutip dari Bulgarian Military.
(wib)
Lihat Juga :