Gara-gara Ponsel, Turis AS Jatuh ke Kawah Gunung Berapi Vesuvius di Italia

Selasa, 12 Juli 2022 - 17:43 WIB
loading...
Gara-gara Ponsel, Turis...
Seorang turis asal Amerika Serikat (AS), jatuh ke kawah puncak Gunung Vesuvius ketika hendak mengambil telepon selular (ponsel) yang tidak sengaja jatuh ketika mendaki. Foto/Theglobetrottingdetective
A A A
ROMA - Seorang turis asal Amerika Serikat (AS), jatuh ke kawah puncak Gunung Vesuvius ketika hendak mengambil telepon selular (ponsel) yang tidak sengaja jatuh ketika mendaki. Beruntung pria berusia 23 tahun itu selamat, namun terancam djatuhi hukuman karena menerobos rute tertutup di dekat puncak gunung berapi aktif.

Dikutip SINDOnews dari laman Live Science, kecelakaan itu terjadi pada Sabtu 9 Juli 2022, setelah turis muda Amerika itu secara tidak sengaja menjatuhkan ponselnya ke kawah di puncak Vesuvius. Saat berusaha turun beberapa meter untuk mencapai ponselnya, pria itu kehilangan keseimbangan dan jatuh beberapa meter lagi.

Menurut The Guardian, pemandu lokal turun untuk menyelamatkan pria itu, yang dirawat karena luka dan memar. Sebuah helikopter penyelamat gunung juga diluncurkan ke lokasi kejadian untuk membantu turis itu.

Baca juga; Mirip Bom Hiroshima, Gelombang Panas Gunung Vesuvius di Pompeii Bikin Meleleh Kota Herculaneum

Pria muda itu dan beberapa anggota keluarga yang bersamanya telah mengambil rute mendaki gunung yang ditutup dan ditandai sebagai berbahaya. Saat ini mereka menghadapi tuduhan atas menerobos wilayah publik.

Memasuki wilayah berbahaya di puncak gunung berapi tanpa izin sangat berisiko, beruntung pria muda itu lolos dari maut dan hanya menderita luka ringan. Pada bulan Januari, seorang pria Hawaii berusia 75 tahun ditemukan tewas setelah jatuh 100 kaki (31 m) ke dalam kawah yang sama.

Tragedi serupa terjadi pada tahun 2017 di Kawah Solfatara, tidak jauh dari Vesuvius di Italia, ketika seorang bocah lelaki berusia 11 tahun jatuh ke dalam lumpur mendidih dan orang tuanya berusaha menyelamatkannya; ketiganya meninggal.

Baca juga; Fenomena Alam Ini yang Menyebabkan Gunung-gunung Beterbangan saat Kiamat

Gunung Vesuvius adalah stratovolcano yang menjulang setinggi 1.232 meter. Kawahnya, yang terbentuk pada letusan tahun 1944, memiliki kedalaman sekitar 305 meter. Gunung ini merupakan tujuan hiking yang populer, tetapi tidak ada jalur umum menuju kawah berdinding curam.
Gara-gara Ponsel, Turis AS Jatuh ke Kawah Gunung Berapi Vesuvius di Italia


Gunung berapi ini tidak pernah mengalami letusan signifikan sejak tahun 1944, namun tetap diawasi dengan ketat. Lebih dari 700.000 orang yang tinggal di sekitar harus dievakuasi jika terjadi letusan besar, termasuk jutaan warga lainnya di kota pelabuhan Napoli dan sekitarnya.

Untuk saat ini, "Gran Cono" di atas Vesuvius berbahaya bukan karena letusan yang akan ditimbulkan, tetapi karena efek gravitasi. Dindingnya yang berupa tebing curam dan lereng gunung berapi, atau pecahan puing batu yang pecah, sangat berbahaya. Kawah ini juga menjadi tempat ventilasi aktif yang sesekali menyemburkan uap dan gas.

Letusan Gunung Vesuvius paling terkenal terjadi pada tahun 79 M yang membuat kota Herculaneum dan Pompeii terkubur dalam awan abu piroklastik. Letusan itu menewaskan ribuan orang, jumlah pasti korban tewas tidak diketahui, akibat hujan abu dan batu, panas yang ekstrem, dan awan gas beracun yang menyesakkan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved