Zhang Heng, Ilmuwan China Kuno Penemu Desain Pertama Alat Pendeteksi Gempa
Senin, 11 Juli 2022 - 10:52 WIB
loading...
Zhang Heng dijuluki Leonardo da Vinci dari China kuno, yang pertama menemukan desain perangkat penginderaan gempa pertama. Foto/Wikicommons
A
A
A
BEIJING - Zhang Heng (79-139 M) adalah seorang penemu, astronom, insinyur, ilmuwan, sarjana dan seniman pada zaman China kuno. Desainnya yang paling menarik, dibuat hampir 2000 tahun yang lalu adalah perangkat penginderaan gempa pertama yang ditemukan.
Zhang Heng yang dijuluki Leonardo da Vinci dari China kuno, dalam sejumlah roman juga dikenal sebagai Chang Heng. Dia adalah seorang ilmuwan dan negarawan polimatik yang hidup selama dinasti Han dan belajar di ibu kota Luoyang dan Chang'an.
Zhang Heng mencapai kesuksesan sebagai astronom, matematikawan, seismolog, insinyur hidrolik, penemu, geografi, kartografer, etnografer, seniman, penyair, filsuf, politisi, dan sarjana sastra. Dia memulai karier sebagai pegawai negeri sipil kecil di Nanyang dan akhirnya menjadi Kepala Astronom, Prefek Mayor untuk Kereta Resmi, dan kemudian Petugas Istana di istana kekaisaran.
Baca juga; Alat Deteksi Gempa UGM Berhasil Deteksi Gempa di Toli-Toli 3 Hari Sebelum Kejadian
Sikapnya yang tidak kenal kompromi dalam masalah sejarah dan kalender membuatnya menjadi sosok yang kontroversial, membuatnya terhambat naik ke status Sejarawan Agung. Persaingan politiknya dengan kasim istana pada masa pemerintahan Kaisar Shun (memerintah 125–144) membuat dia memutusan pensiun sebagai administrator Kerajaan Hejian di Hebei sekarang.
Zhang Heng yang dijuluki Leonardo da Vinci dari China kuno, dalam sejumlah roman juga dikenal sebagai Chang Heng. Dia adalah seorang ilmuwan dan negarawan polimatik yang hidup selama dinasti Han dan belajar di ibu kota Luoyang dan Chang'an.
Zhang Heng mencapai kesuksesan sebagai astronom, matematikawan, seismolog, insinyur hidrolik, penemu, geografi, kartografer, etnografer, seniman, penyair, filsuf, politisi, dan sarjana sastra. Dia memulai karier sebagai pegawai negeri sipil kecil di Nanyang dan akhirnya menjadi Kepala Astronom, Prefek Mayor untuk Kereta Resmi, dan kemudian Petugas Istana di istana kekaisaran.
Baca juga; Alat Deteksi Gempa UGM Berhasil Deteksi Gempa di Toli-Toli 3 Hari Sebelum Kejadian
Sikapnya yang tidak kenal kompromi dalam masalah sejarah dan kalender membuatnya menjadi sosok yang kontroversial, membuatnya terhambat naik ke status Sejarawan Agung. Persaingan politiknya dengan kasim istana pada masa pemerintahan Kaisar Shun (memerintah 125–144) membuat dia memutusan pensiun sebagai administrator Kerajaan Hejian di Hebei sekarang.
Lihat Juga :