Teleskop Surya Raksasa Dibangun di Mongolia, Pantau Letusan Matahari yang Berbahaya
Selasa, 05 Juli 2022 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Letusan Matahari Semburkan Plasma Raksasa Sejauh 3,5 Juta Km, Bagaimana Nasib Bumi?
Ada perbedaan utama dalam cara mereka akan bekerja. Teleskop Mingantu bertujuan untuk memantau matahari secara tidak langsung, dengan mendeteksi bagaimana sinyal radio dari luar angkasa dihamburkan oleh angin matahari. Namun DSRT akan mengambil gambar langsung matahari dalam gelombang radio dengan rentang frekuensi antara 150 dan 450 megahertz.
![Teleskop Surya Raksasa Dibangun di Mongolia, Pantau Letusan Matahari yang Berbahaya]()
Observatorium ini akan menjadi bagian dari taman astronomi dan arkeologi yang direncanakan senilai 7 miliar yuan (USD1,04 miliar) di Daocheng, sebuah kabupaten di barat provinsi Sichuan. Daocheng dikenal dengan pegunungan dan danau yang tertutup salju serta budaya Tibet dan merupakan rumah bagi bandara sipil tertinggi di dunia dengan ketinggian 4.411 meter.
Sebuah observatorium sinar kosmik baru – yang dikenal sebagai Observatorium Pancuran Udara Berketinggian Tinggi – baru saja selesai dibangun di daerah tersebut. Situs arkeologi Piluo juga baru-baru ini ditemukan di Daocheng dan dikatakan sebagai situs terpelihara terbaik Tiongkok dari periode Paleolitik.
Ada perbedaan utama dalam cara mereka akan bekerja. Teleskop Mingantu bertujuan untuk memantau matahari secara tidak langsung, dengan mendeteksi bagaimana sinyal radio dari luar angkasa dihamburkan oleh angin matahari. Namun DSRT akan mengambil gambar langsung matahari dalam gelombang radio dengan rentang frekuensi antara 150 dan 450 megahertz.

Observatorium ini akan menjadi bagian dari taman astronomi dan arkeologi yang direncanakan senilai 7 miliar yuan (USD1,04 miliar) di Daocheng, sebuah kabupaten di barat provinsi Sichuan. Daocheng dikenal dengan pegunungan dan danau yang tertutup salju serta budaya Tibet dan merupakan rumah bagi bandara sipil tertinggi di dunia dengan ketinggian 4.411 meter.
Sebuah observatorium sinar kosmik baru – yang dikenal sebagai Observatorium Pancuran Udara Berketinggian Tinggi – baru saja selesai dibangun di daerah tersebut. Situs arkeologi Piluo juga baru-baru ini ditemukan di Daocheng dan dikatakan sebagai situs terpelihara terbaik Tiongkok dari periode Paleolitik.
(wib)
Lihat Juga :