Mengenal Cara Kerja HAARP, Penelitian Ionosfer AS yang Dicurigai sebagai Senjata Pembuat Bencana

Senin, 27 Juni 2022 - 14:35 WIB
loading...
A A A
Baca juga : Pentagon Minta 8 Pembuat Senjata Top AS Bertemu Bahas Ukraina

Para ilmuwan HAARP menggunakan sebuah pemancar radio HF untuk memanaskan daerah kecil ionosfer serta mengamati efeknya. Pada penelitian ruang angkasa tradisional yang menggunakan pengamatan berbasis darat pada roket yang terdengar, membutuhkan waktu yang cukup lama. Bisa berhari-hari, berminggu-minggu, hingga bertahun-tahun untuk mengetahui kondisi overhead alami yang diinginkan.

Satelit dapat mengumpulkan database yang cukup besar tetapi sulit untuk mengkoordinasikan satelit dengan fenomena yang diinginkan. Dengan fasilitas seperti HAARP, memungkinkan untuk melakukan eksperimen untuk membuat struktur dan ketidakteraturan plasma. Dengan menggunakan ionosfer seperti antena untuk membangkitkan gelombang frekuensi rendah serta membuat pancaran cahaya seperti aurora yang lemah dan berbagai eksperimen lainnya.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Struktur Aneh Berbentuk...
Struktur Aneh Berbentuk Huruf Ditemukan di Lapisan Atmosfer Bumi
Pesawat Ruang Angkasa...
Pesawat Ruang Angkasa Kargo Rusia Progress MS-23 Terbakar di Atmosfer Bumi
Penemuan Besar, Pertama...
Penemuan Besar, Pertama Kali Para Astronom Mendeteksi Oksigen di Planet Venus
Pesawat Tempur MiG-31...
Pesawat Tempur MiG-31 Rusia Simulasi Perang Stratosfer, Tembus Orbit Bumi Setinggi 11 Km
Waspada, Satelit Eropa...
Waspada, Satelit Eropa Seberat 1.360 Kg Bakal Jatuh ke Bumi
Pesawat Ruang Angkasa...
Pesawat Ruang Angkasa Orion Dilapisi Pelindung Panas, Tahan Suhu 2.760 Derajat Celcius
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
Kolaborasi Dosen dan...
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa UNJ Dorong Guru SD Produktif Menulis Karya Ilmiah
Kasus (Tudingan) Ijazah...
Kasus (Tudingan) Ijazah Palsu Jokowi: Lakukan Cross Examination
Rekomendasi
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved