Thiomargarita Magnifica, Bakteri Terbesar di Dunia Berukuran 1 Cm
Jum'at, 24 Juni 2022 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Olivier melihat sesuatu yang sangat aneh ketika dia memasukkan sampel air rawanya ke dalam cawan petri. Benang tipis “mirip bihun” yang terlihat dengan mata telanjang itu melayang di atas dedaunan dan tanah. ”Awalnya saya hanya berpikir bahwa itu adalah filamen putih yang melekat pada sedimen seperti daun,” ujarnya.
Lebih dari satu 10 tahun kemudian, beberapa peneliti telah melakukan pengecekan bakteri tersebut dibawha mikroskop. Organisme itu ditusuk, dicek menggunakan fluoresensi, sinar-X, mikroskop elektron, hingga pengurutan genom.
Sampai akhirnya ilmuwan dapat memastikan bahwa itu sebenarnya adalah bakteri sel tunggal raksasa. Tim ilmuwan juga menyimpulkan alasan mengapa ada bakteri yang ukurannya bisa menjadi sangat besar dan bahkan secara teori tidak mungkin.
Tidak seperti organisme multiseluler, bakteri termasuk dalam kelompok organisme prokariota yang dianggap sebagai “kantong enzim yang tidak terbagi”. Sehingga tidak punya membran internal untuk dipisahkan.
T. magnifica memiliki membran internal untuk menyimpan DNA dan ribosom. ”Karena memisahkan materi genetiknya dalam organel yang terikat membran, T. magnifica membuat ilmuwan meninjau kembali definisi sel bakteri,” ungkap Jean-Marie Volland.
Lebih dari satu 10 tahun kemudian, beberapa peneliti telah melakukan pengecekan bakteri tersebut dibawha mikroskop. Organisme itu ditusuk, dicek menggunakan fluoresensi, sinar-X, mikroskop elektron, hingga pengurutan genom.
Sampai akhirnya ilmuwan dapat memastikan bahwa itu sebenarnya adalah bakteri sel tunggal raksasa. Tim ilmuwan juga menyimpulkan alasan mengapa ada bakteri yang ukurannya bisa menjadi sangat besar dan bahkan secara teori tidak mungkin.
Tidak seperti organisme multiseluler, bakteri termasuk dalam kelompok organisme prokariota yang dianggap sebagai “kantong enzim yang tidak terbagi”. Sehingga tidak punya membran internal untuk dipisahkan.
T. magnifica memiliki membran internal untuk menyimpan DNA dan ribosom. ”Karena memisahkan materi genetiknya dalam organel yang terikat membran, T. magnifica membuat ilmuwan meninjau kembali definisi sel bakteri,” ungkap Jean-Marie Volland.
Lihat Juga :