Bak Senjata Makan Tuan, Pesawat Ruang Angkasa Rusia Bermanuver Hindari Sampah Antariksa
Sabtu, 18 Juni 2022 - 23:26 WIB
loading...
A
A
A
“Saya harus menyebutkan bahwa ini adalah pertama kalinya Roscosmos mengkonfirmasi bahwa puing-puing itu adalah kesalahan mereka. Biasanya, mereka mengatakan satelit atau roket mana yang akan digunakan hanya jika itu adalah yang asing. Jika itu Rusia, mereka menyebutnya 'puing-puing luar angkasa',” tulis reporter luar angkasa Katya Pavlushchenko.
Sama seperti AS, Rusia telah menjadi sumber utama puing-puing luar angkasa selama beberapa dekade. Tetapi secara khusus, uji coba rudal anti-satelit negara yang sangat kontroversial tahun lalu mengingatkan kembali untuk menemukan cara-cara mengurangi krisis sampah antariksa yang berkembang.
Baca juga; Rusia Uji Coba Penembakan Rudal Anti-Satelit, NASA Kecam Sebagai Tindakan Sembrono
Pada saat itu, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken menyebut Rusia telah “secara sembrono melakukan uji coba destruktif rudal anti-satelit pendakian langsung terhadap salah satu satelitnya sendiri.”
![Bak Senjata Makan Tuan, Pesawat Ruang Angkasa Rusia Bermanuver Hindari Sampah Antariksa]()
Foto/University of Warwick/Mark Garlick
Administrator NASA Bill Nelson juga menyebutnya sebagai tindakan tidak berbudi yang dapat membahayakan tidak hanya astronot mitra Amerika dan internasional di ISS, tetapi juga kosmonot Rusia. “Tindakan mereka sembrono dan berbahaya,” katanya.
Sama seperti AS, Rusia telah menjadi sumber utama puing-puing luar angkasa selama beberapa dekade. Tetapi secara khusus, uji coba rudal anti-satelit negara yang sangat kontroversial tahun lalu mengingatkan kembali untuk menemukan cara-cara mengurangi krisis sampah antariksa yang berkembang.
Baca juga; Rusia Uji Coba Penembakan Rudal Anti-Satelit, NASA Kecam Sebagai Tindakan Sembrono
Pada saat itu, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken menyebut Rusia telah “secara sembrono melakukan uji coba destruktif rudal anti-satelit pendakian langsung terhadap salah satu satelitnya sendiri.”

Foto/University of Warwick/Mark Garlick
Administrator NASA Bill Nelson juga menyebutnya sebagai tindakan tidak berbudi yang dapat membahayakan tidak hanya astronot mitra Amerika dan internasional di ISS, tetapi juga kosmonot Rusia. “Tindakan mereka sembrono dan berbahaya,” katanya.
Lihat Juga :