Hindari Stigma Negatif, WHO Segera Ganti Nama Virus Cacar Monyet

Rabu, 15 Juni 2022 - 22:18 WIB
loading...
A A A
Baca juga; Ini Bukti Kuat Cacar Monyet adalah Senjata Biologis Buatan Manusia

“Dalam konteks wabah global saat ini, referensi lanjutan, dan nomenklatur virus ini menjadi orang Afrika tidak hanya tidak akurat tetapi juga diskriminatif dan menstigmatisasi,” tulis para ahli. Mereka terus mengkritik penggunaan foto pasien Afrika dengan lesi cacar dalam liputan wabah di utara global.

Dalam laporan tersebut, para ilmuwan menggunakan nama “hMPXV” untuk virus human monkeypox sebagai pengganti untuk membedakan virus yang menyebabkan wabah internasional saat ini pada manusia dari virus yang paling umum ditemukan pada hewan.

The UK Health Security Agency (UKHSA) mengumumkan 52 kasus monkeypox lagi di Inggris pada hari Rabu, satu lagi di Skotlandia dan satu kasus lagi di Wales, sehingga total Inggris menjadi 524 pada 14 Juni. Lebih dari 1.800 kasus cacar monyet kini telah dikonfirmasi di puluhan negara di luar Afrika dalam wabah terbaru.

UKHSA mendesak orang untuk menghubungi klinik kesehatan seksual jika mereka mengalami ruam dengan lepuh dan mereka telah melakukan kontak dekat. Termasuk kontak seksual, dengan seseorang yang telah atau mungkin menderita cacar monyet dalam tiga minggu terakhir, atau pernah ke barat atau Afrika Tengah dalam tiga minggu terakhir.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Riset WHO: Lebih dari...
Riset WHO: Lebih dari 7,2 Juta Orang Berisiko Tenggelam pada 2050
WHO Pastikan Ponsel...
WHO Pastikan Ponsel Tidak Menyebabkan Kanker, Ini Riset Ilmiahnya
WHO Vonis Remaja di...
WHO Vonis Remaja di Eropa Alami Gangguan Mental Akibat Kecanduan Medsos
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Jamu Herbal yang Bisa...
Jamu Herbal yang Bisa Bantu Proses Penyembuhan Cacar Monyet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved