China Akui Kecanggihan Teknologi Graphene untuk Perangkat Cerdas

Rabu, 24 Juni 2020 - 12:17 WIB
loading...
A A A
Graphene sulit untuk dipersiapkan, tapi merupakan bahan berteknologi tinggi yang menjanjikan. Bahan ini hampir sepenuhnya transparan dan hanya menyerap 2,3% cahaya. Konduktivitas termal setinggi 5300 W/m·K, yang lebih tinggi dari karbon nanotube dan berlian.

Selain itu, mobilitas elektronnya melebihi 15.000 cm2/ V·s, yang lebih tinggi dari karbon nanotube atau kristal silikon. Melihat resistivitasnya, hanya sekitar 10-6 n·cm. Ini lebih rendah dari tembaga atau perak dengan resistivitas terkecil di dunia.

Karena karakteristik ini, graphene "bersinar" di bidang optik, pembuangan panas, semikonduktor, baterai, dan lain-lainnya. Perlu disebutkan bahwa Huawei baru-baru ini berinvestasi di Teknologi Changzhou Fuene untuk lebih jauh menggunakan teknologi graphene.

Produk terakhir yang ada meliputi graphene thermal conductive film, graphene thermal conductive sheet, graphene foam film, dan lainnya. Ini digunakan oleh ponsel Huawei dan Honor.

Solusi "Pendinginan Cairan Graphene" adalah bahan yang disediakan oleh Teknologi Fuene. Investasi Huawei dalam Teknologi Fuene adalah menggunakan teknologi graphene untuk manajemen pembuangan panas. Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan China teratas dalam teknologi graphene.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Mengapa Berat Badan...
Mengapa Berat Badan Ideal Bisa Menurunkan Risiko Hipertensi? Ini Kata Dokter
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved