China Akui Kecanggihan Teknologi Graphene untuk Perangkat Cerdas

Rabu, 24 Juni 2020 - 12:17 WIB
loading...
China Akui Kecanggihan...
Tablet Huawei MatePad Pro 5G yang diluncurkan belum lama ini juga menggunakan teknologi disipasi panas graphene. Foto/Digital Trends
A A A
BEIJING - Pembuangan pana s telah menjadi kunci untuk menentukan kinerja smartphone, tablet, dan produk pintar lainnya . Banyak merek telah memperkuat desain pembuangan panas tahun ini. (Baca juga: Huawei HMS Core Versi 5.0 Bawa Sejumlah Peningkatan Kemampuan Ponsel )

Tablet Huawei MatePad Pro 5G yang diluncurkan belum lama ini juga menggunakan teknologi disipasi panas graphene. Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China secara khusus menyebutkan keunggulan Huawei.

Menurut laporan "Graphene Thermal Control Materials, Dapatkan Aplikasi Inovatif di Produk Huawei 5G", Penggunaan teknologi Huawei ini patut dipuji. Mengikuti aplikasi pertama film graphene di Huawei Mate 20X, perusahaan baru-baru ini merilis tablet 5G pertamanya, Huawei MatePad Pro 5G, yang menggunakan teknologi disipasi panas Graphene 3D ultra-tebal. Ketebalan total mencapai 400nm.

Laman Giz China melaporkan, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China menyatakan teknologi ini menggunakan graphene sebagai bahan baku dan menggunakan film konduktif termal yang sangat berorientasi ditumpuk oleh beberapa lapisan graphene. Ini memiliki karakteristik sifat mekanik yang baik, konduktivitas termal yang tinggi, ringan, bahan tipis, dan fleksibilitas yang baik.

Keunggulan Graphene Dibandingkan Bahan Lainnya
Graphene adalah bahan dua dimensi novel. Ini terdiri dari atom karbon dan orbital hibrida sp2 untuk membentuk film datar heksagonal dengan kisi sarang lebah. Ketebalannya hanya satu atom karbon. Ini adalah nanomaterial tertipis tetapi juga paling sulit di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Rekomendasi
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved