Migrasi ke TV Digital, Samsung Tawarkan Super Smart TV+ Mulai Rp6,5 Juta
Selasa, 14 Juni 2022 - 17:00 WIB
loading...
Super Smart TV+ merupakan smart TV Samsung yang dibanderol dengan harga lebih terjangkau, dan disesuaikan dengan program Analog Switch Off. Foto: dok Samsung
A
A
A
JAKARTA - Super Smart TV+ jadi upaya Samsung untuk memberikan opsi smart TV dengan harga kompetitif bagi konsumen yang akan beralih dari TV analog ke digital.
Seperti diketahui, masyarakat tidak lagi bisa menonton siaran televisi dengan perangkat TV analog. Sebab, siaran televisi akan beralih ke penyiaran TV digital.
Tahap pertama penghentian siaran TV analog dilakukan pada 30 April 2022, tahap kedua pada 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga atau paling akhir pada 2 November 2022.
Ini sesuai Peraturan Menteri No. 11/2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 6/2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.
Migrasi TV digital merupakan perwujudan pemerintah dalam melakukan transformasi digital. Salah satunya, penataan frekuensi. Sebab, frekuensi pita 700 Mhz saat ini digunakan oleh penyiaran TV analog. Padahal, pita tersebut seharusnya bisa dipakai untuk pengembangan layanan internet pita lebar, yakni teknologi 5G.
Seperti diketahui, masyarakat tidak lagi bisa menonton siaran televisi dengan perangkat TV analog. Sebab, siaran televisi akan beralih ke penyiaran TV digital.
Tahap pertama penghentian siaran TV analog dilakukan pada 30 April 2022, tahap kedua pada 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga atau paling akhir pada 2 November 2022.
Ini sesuai Peraturan Menteri No. 11/2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 6/2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.
Migrasi TV digital merupakan perwujudan pemerintah dalam melakukan transformasi digital. Salah satunya, penataan frekuensi. Sebab, frekuensi pita 700 Mhz saat ini digunakan oleh penyiaran TV analog. Padahal, pita tersebut seharusnya bisa dipakai untuk pengembangan layanan internet pita lebar, yakni teknologi 5G.
Lihat Juga :