Rusia Ungkap Pemulangan Astronot AS dengan Roket Soyuz Dibayar Pakai Mata Uang Rubel

Selasa, 14 Juni 2022 - 07:50 WIB
loading...
Rusia Ungkap Pemulangan...
Pemulangan astronot Amerika Serikat (AS) Mark Vande Hei dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ke bumi menggunakan pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia pada 30 Maret 2022 dibayar dengan mata uang Rubel. Foto/Newizv.ru
A A A
MOSKOW - Pemulangan astronot Amerika Serikat (AS) Mark Vande Hei dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ke bumi menggunakan pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia pada 30 Maret 2022 dibayar dengan mata uang Rubel . Roscosmos menyebutkan biaya pemulangan sebesar dua miliar rubel atau USD34,4 juta sekitar Rp508 miliar lebih.

Direktur Jenderal Badan Antariksa Negara Rusia Roscosmos Dmitry Rozozin mengatakan pembayaran itu dilakukan oleh Perusahaan AS Axiom Space dan sempat mengalami keterlambatan satu bulan. “Tepat satu bulan terlambat. Ada keterlambatan pembayaran tapi uang akhirnya lunas,” kata Rogozin kepada saluran TV Rossiya-24, Sabtu 11 Juni 2022 yang dikutip SINDOnews dari laman kantor berita Tass, Selasa (14/6/2022).

Axiom Space bertindak sebagai perantara dalam transaksi ini dan mengalami kesulitan dengan transfer dana setelah pengembalian astronot AS. Rogozin mengatakan, Axiom Space adalah pihak yang membayar langsung sebesar 2 miliar rubel, bukan NASA.

Baca juga; Buntut Ketegangan dengan Rusia, Astronot AS Terancam Tak Bisa Pulang ke Bumi

Rogozin mengakui bahwa Roscosmos pada bulan Maret 2022 menerapkan pembayaran menggunakan mata uang rubel untuk berbagai kontrak dengan negara lain. Langkah itu dilakukan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia hanya menerima pembayaran dengan mata rubel untuk penjualan gas dari negara-negara "tidak bersahabat" sebagai bagian dari tindakan balasan terhadap negara-negara Barat yang membekukan aset luar negeri Rusia.

Diketahui astronot AS Mark Vande Hei kembali ke bumi dengan kapsul pesawat ruang angkasa Soyuz MS-19 Rusia dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Kapsul Soyuz MS-19 yang membawa astronot NASA Mark Vande Hei bersama dua kosmonot Rusia Anton Shkaplerov dan Pyotr Dubrov mendarat di Kazakhstan pada 30 Maret 2022.

Baca juga; Astronot NASA Kembali ke Bumi dengan Pesawat Soyuz dan Kosmonot Rusia
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved