Kemenko PMK Gandeng PANDI Kembangkan Program MIMDAN
Jum'at, 27 Mei 2022 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
"Kolaborasi yang sudah dilakukan dalam beberapa waktu ini, hari ini diwujudkan dalam bentuk kerjasama, dalam bentuk penandatanganan perjanjian kerjasama untuk menjadikan MIMDAN sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental, dan tentunya kami dari PANDI merasa sangat bangga dan terimakasih atas kolaborasi dan kerjasama yang terwujud dan PANDI sangat menyambut baik dukungan dari KEMENKO PMK, semoga sinergi ini akan terus berkembang di kemudian hari," ungkap Yudho.
Heru Nugroho selaku inisiator program MIMDAN, yang juga Wakil Ketua PANDI Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama & Pemasaran, mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah melalui Kemenko PMK RI.
"Program ini (MIMDAN) sudah memasuki tahun ketiganya, mungkin karena kami mengawal kegiatan tersebut secara konsisten, maka pemerintah kemudian menganggap bahwa program ini layak dijadikan salah satu bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental," ungkapnya.
Heru berharap generasi muda Indonesia bisa menyadari bahwa sejak dahulu, leluhur bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki kultur peradaban yang kuat. Hingga mampu menciptakan berbagai varian aksaranya sendiri dalam mengekspresikan bahasanya.
"Karena Aksara merupakan kunci untuk membuka sebuah peradaban intelektual dan leluhur bangsa Indonesia sudah memulainya sejak lebih dari seribu tahun lalu," pungkas Heru.
Heru Nugroho selaku inisiator program MIMDAN, yang juga Wakil Ketua PANDI Bidang Pengembangan Usaha, Kerjasama & Pemasaran, mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah melalui Kemenko PMK RI.
"Program ini (MIMDAN) sudah memasuki tahun ketiganya, mungkin karena kami mengawal kegiatan tersebut secara konsisten, maka pemerintah kemudian menganggap bahwa program ini layak dijadikan salah satu bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental," ungkapnya.
Heru berharap generasi muda Indonesia bisa menyadari bahwa sejak dahulu, leluhur bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki kultur peradaban yang kuat. Hingga mampu menciptakan berbagai varian aksaranya sendiri dalam mengekspresikan bahasanya.
"Karena Aksara merupakan kunci untuk membuka sebuah peradaban intelektual dan leluhur bangsa Indonesia sudah memulainya sejak lebih dari seribu tahun lalu," pungkas Heru.
(wbs)
Lihat Juga :