Tanaman Penis Langka dari Kamboja Rusak Karena Banyak Dipetik Wanita

Jum'at, 20 Mei 2022 - 10:38 WIB
loading...
Tanaman Penis Langka...
Nepenthes pitcher Karnivora plants have modified leaves that look phallic. Foto: Shutterstock
A A A
KAMBOJA - Namanya Nepenthes holdenii , tanaman karnivora endemik Kamboja yang langka. Bentuknya unik, karena mirip dengan alat kelamin pria. Gara-gara bentuknya itu, banyak tangan-tangan jahil yang iseng memetiknya. Termasuk para wanita.

Bahkan, pemerintah Kamboja sampai harus memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhenti untuk memetik Nepenthes holdenii.
Belum lama Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja membagikan gambar di Facebook ada tiga wanita yang mengambil tanaman yang mirip kantong semar tersebut dan berfoto selfie, untuk lantas mengunggahnya di media sosial.

Pejabat KLH Kamboja meminta agar anggota masyarakat tidak lagi melakukan hal tersebut. Seperti dilaporkan situs berita Kamboja Khmer Times.

”Apa yang mereka lakukan itu salah dan tolong jangan lakukan itu lagi di masa depan!” tegas Kementerian Lingkungan Facebook. ”Terima kasih telah mencintai tanaman dan lingkungan, tetapi jangan mengambilnya untuk kebutuhan yang sia-sia!”.

Nepenthes holdenii adalah spesies yang berkerabat dekat dengan Nepenthes bokorensis. Bedanya, N. holdenii adalah spesies yang lebih langka dan hanya sedikit orang yang tahu di mana menemukannya.

”N. holdenii tumbuh di beberapa lokasi rahasia di Pegunungan Cardamom, di barat daya Kamboja,” kata Holden.

”Sebaliknya, Bokorensis tumbuh di Phnom Bokor yang jauh lebih mudah diakses, yang telah mengalami pengembangan ekstensif dalam beberapa tahun terakhir,” tambahnya.

Ini bukan pertama kalinya pemerintah Kamboja mengeluarkan peringatan agar masyarakaat tidak merusak tanaman langka yang fotogenik.

Sebelumnya, pejabat senior di KLH Kamboja juga pernah meminta wisatawan untuk tidak memetik N. bokorensis dan N. holdenii dalam sebuah pernyataan pada Juli 2021, karena aktivitas itu dapat mendorong tumbuhan menjadi punah.

Tanaman Penis Langka dari Kamboja Rusak Karena Banyak Dipetik Wanita

Tanaman Nepenthes bertahan hidup di tanah bernutrisi rendah dengan melengkapi makanan mereka dengan serangga hidup, menggunakan nektar dan aroma manis untuk menarik mangsa. Karena itu disebut tanaman karnivora.

”Ketika Anda mencium aroma bokorensis, baunya manis - seperti permen,” kata Holden.

Serangga memakan nektar di sekitar mulut daun tanaman yang menyerupai kantong. Ketika serangga jatuh ke dalam kantong, mereka tenggelam dalam cairan pencernaan dan tanaman yang lapar menyerap nutrisi mereka.

BACA JUGA: xEV Center, Cara Toyota Edukasi Kendaraan Listrik Kepada Konsumen

Habitat alami tanaman karnivora di Kamboja telah menurun karena ekspansi pertanian di lahan pribadi dan pertumbuhan industri pariwisata menjadi kawasan lindung, menurut sebuah studi tahun 2021 di Jurnal Sejarah Alam Kamboja.

“Kalau orang tertarik, meski lucu-lucuan, untuk berpose, berswafoto dengan tanaman, tidak apa-apa,” ujarnya. ”Hanya saja, jangan memetik kantong karena itu akan melemahkan tanaman. Tanaman membutuhkan kantong tersebut untuk makan,” tambah Holden.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Matsutake,...
Mengenal Matsutake, Jamur Termahal di Dunia
Spesies Bambu Langka,...
Spesies Bambu Langka, Berbunga Setiap 120 Tahun Sekali
5 Jamur dengan Penampilan...
5 Jamur dengan Penampilan Menyeramkan, Ada yang Seperti Otak hingga Empedu
Pohon Raksasa Tertua...
Pohon Raksasa Tertua di Dunia, Cemara Patagonia dari Chile Ini Berusia 5.000 Tahun
10 Tanaman Langka di...
10 Tanaman Langka di Indonesia yang Terancam Punah
Sangat Langka, Anggrek...
Sangat Langka, Anggrek Cantik Ini Berbunga Setiap 10 Tahun Sekali
Flogacy, Upaya Jaga...
Flogacy, Upaya Jaga Keanekaragaman Hayati di Sukapura Tasikmalaya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lestarikan Tanaman Langka Saninten di Lembang
Mengenal Matsutake,...
Mengenal Matsutake, Jamur Termahal di Dunia
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved