Dokter Temukan Penyebab Kematian Pasien Pertama Cangkok Jantung Babi

Sabtu, 07 Mei 2022 - 15:38 WIB
loading...
A A A
Namun, 20 hari setelah transplantasi, tes darah menemukan DNA cytomegalovirus babi tingkat rendah dalam tubuh Bennett. Awalnya, dokter mengira ini bisa jadi kesalahan laboratorium. Namun, 40 hari setelah transplantasi, Bennett menjadi sangat sakit dan tes menunjukkan peningkatan tajam dalam tingkat DNA virus dalam darahnya.

Porcine cytomegalovirus spesifik untuk babi dan diyakini tidak dapat menginfeksi sel manusia. Namun, virus mungkin tiba-tiba bereplikasi di luar kendali di jantung babi, tanpa sistem kekebalan hewan untuk menekan virus. MIT Technology Review melaporkan, mungkin ini yang memicu respons peradangan pada pasien.

Baca juga; Dokter Selidiki Misteri Kematian Pria Pertama Penerima Transplantasi Jantung Babi

“Apakah ini berkontribusi pada kematian pasien? Jawabannya jelas, kami tidak tahu, tapi mungkin berkontribusi pada kesehatannya secara keseluruhan,” ujar Dr Jay Fishman, direktur asosiasi pusat transplantasi di Rumah Sakit Umum Massachusetts.

Jadi perlu tes skrining hewan yang lebih sensitif akan diperlukan untuk mencegah transfer virus semacam itu dalam transplantasi hewan ke manusia di masa depan. Langkah ini mendeteksi keberadaan virus yang bisa berakibat fatal pada pasien.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Kimia dalam Plastik...
Bahan Kimia dalam Plastik Dikaitkan dengan Kematian Akibat Penyakit Jantung
Dokter Temukan Jantung...
Dokter Temukan Jantung Kedua dalam Tubuh Manusia
Alat Pacu Jantung Terkecil...
Alat Pacu Jantung Terkecil di Dunia Seukuran Sebutir Beras Diperkenalkan
Profil Ignaz Semmelweis,...
Profil Ignaz Semmelweis, Dokter yang Dianggap Gila karena Menyarankan Cuci Tangan bagi Tenaga Medis
Rumah Hantu Baik untuk...
Rumah Hantu Baik untuk Kesehatan Manusia, Sains Beberkan Alasannya
Hati-hati! AI Dokter...
Hati-hati! AI Dokter Palsu Mencari Mangsa di Media Sosial
Mana Lebih Baik untuk...
Mana Lebih Baik untuk Jantung, Kardio atau Angkat Beban? Ini Kata Dokter
Dokter Ungkap Merokok...
Dokter Ungkap Merokok dan Obesitas Jadi Penyebab Utama Serangan Jantung di Usia Muda
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Rekomendasi
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Rusia Pastikan Smartphone...
Rusia Pastikan Smartphone Jadi Penyebab Kematian Prajuritnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved