Google Hapus 190 Ribu Pengembang dan 1,2 Juta Aplikasi di Play Store

Selasa, 03 Mei 2022 - 08:22 WIB
loading...
Google Hapus 190 Ribu...
Hal ini dilakukan untuk membuat Google Play Store sebagai tempat yang lebih aman bagi pengguna. Foto: dok Engadget
A A A
JAKARTA - Laporan terbaru Google menyebut ada 190.000 akun developer yang mengandung spam telah diblokir dari toko aplikasi Play Store sepanjang 2021. Tidak hanya itu, 1,2 aplikasi juga sudah dihapus karena melanggar kebijakan mereka.

Jumlah ini ternyata jauh lebih besar dibanding 2020 silam. Adapun pemblokiran dan penghapusan dilakukan Google dalam upaya menjadikan toko aplikasi Play Store sebagai ruang yang lebih aman bagi konsumen.

Seperti dilansir dari Gizchina, Google mengaku sudah berhasil memblokir miliaran aplikasi yang berpotensi berbahaya. Lebih dari 500.000 akun developer yang tidak aktif dan terbengkalai juga ditutup.

Dalam aturan Keamanan Data untuk pengembang, Google memang menyebut bahwa mereka sangat ketat dalam menyediakan software development kit (SDK).

Google mencatat bahwa 98 persen aplikasi yang telah migrasi ke Android 11 terhindar dari risiko akses terhadap application programming interface (API) yang sensitif. Jadi, semakin baru Android yang digunakan, semakin kecil risiko pengguna untuk mendapatkan spam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Rekomendasi
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved