Bank Digital Semakin Dimanati, BNC Catat 16 Juta Registered User
Senin, 09 Mei 2022 - 06:35 WIB
loading...
Ilustrasi bank digital semakin pesat. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Dalam kurun waktu satu tahun sejak aplikasi neobank milik Bank Neo Commerce (BNC) diluncurkan, BNC telah mendapatkan lebih dari 16 juta registered user dengan monthly active user 3 juta perbulan (MAU).
Stabilnya jumlah MAU ini sejalan dengan terjadinya peningkatan volume transaksi yang signifikan sebesar 88% menjadi 76 juta transaksi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kinerja positif Perseroan di awal tahun 2022, ditunjukkan dengan berhasilnya BNC mencatatkan kenaikan Net Interest Income (NII) yang sangat signifikan atau naik sekitar 214,3% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 dari Rp 63 miliar menjadi Rp 198 miliar di Kuartal I 2022. Kenaikan juga terlihat dari pendapatan di Kuartal I 2022, yaitu sebesar Rp 448 miliar atau naik sekitar 204,8% dari periode sebelumnya yang sebesar Rp 147 miliar.
Bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya Kuartal IV 2021 (qoq), Net Interest Income (NII) pada Kuartal I 2022 mengalami kenaikan 167,1% dari Rp 74 miliar menjadi Rp 198 miliar. Sedangkan di sisi total pendapatan, juga mengalami kenaikan sebesar 85,6% dari kuartal sebelumnya di Kuartal IV 2021, dari Rp 241,4 miliar menjadi Rp 448 miliar di Kuartal I 2022.
Kenaikan pendapatan di atas diikuti dengan penurunan beban operasional Perseroan, sehingga pada Kuartal I BNC mencatatkan kerugian bersih yang cenderung menurun. Masing-masing sebesar Rp 163 miliar di bulan Januari, turun menjadi Rp 150 miliar di bulan Februari, dan Rp 100 miliar bulan Maret 2022, sehingga total kerugian di Kuartal I 2022 adalah sebesar Rp 413 miliar.
Stabilnya jumlah MAU ini sejalan dengan terjadinya peningkatan volume transaksi yang signifikan sebesar 88% menjadi 76 juta transaksi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kinerja positif Perseroan di awal tahun 2022, ditunjukkan dengan berhasilnya BNC mencatatkan kenaikan Net Interest Income (NII) yang sangat signifikan atau naik sekitar 214,3% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 dari Rp 63 miliar menjadi Rp 198 miliar di Kuartal I 2022. Kenaikan juga terlihat dari pendapatan di Kuartal I 2022, yaitu sebesar Rp 448 miliar atau naik sekitar 204,8% dari periode sebelumnya yang sebesar Rp 147 miliar.
Bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya Kuartal IV 2021 (qoq), Net Interest Income (NII) pada Kuartal I 2022 mengalami kenaikan 167,1% dari Rp 74 miliar menjadi Rp 198 miliar. Sedangkan di sisi total pendapatan, juga mengalami kenaikan sebesar 85,6% dari kuartal sebelumnya di Kuartal IV 2021, dari Rp 241,4 miliar menjadi Rp 448 miliar di Kuartal I 2022.
Kenaikan pendapatan di atas diikuti dengan penurunan beban operasional Perseroan, sehingga pada Kuartal I BNC mencatatkan kerugian bersih yang cenderung menurun. Masing-masing sebesar Rp 163 miliar di bulan Januari, turun menjadi Rp 150 miliar di bulan Februari, dan Rp 100 miliar bulan Maret 2022, sehingga total kerugian di Kuartal I 2022 adalah sebesar Rp 413 miliar.
Lihat Juga :