Ini Fakta-Fakta Rudal Balistik Terbaru Rusia, ICBM Sarmat Mampu Bawa 10 Hulu Ledak Nuklir
Jum'at, 22 April 2022 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari laman missilethreat, RS-28 Sarmat adalah rudal balistik antarbenua berbahan bakar cair tiga tahap dan berat peluncuran 208,1 metrik ton. Rudal Sarmat memiliki panjang 35,3 meter dan diameter 3 meter.
![Ini Fakta-Fakta Rudal Balistik Terbaru Rusia, ICBM Sarmat Mampu Bawa 10 Hulu Ledak Nuklir]()
Rudal Balistik Sarmat merupakan ICBM kelas “berat” yang dapat membawa muatan 10 ton dengan berbagai macam pilihan hulu ledak. Menurut media Rusia, Sarmat dapat memuat hingga 10 hulu ledak besar atau 16 hulu ledak yang lebih kecil.
Baca juga; Ini Senjata Nuklir Terbaru AS, Rudal Balistik Sentinel Berhulu Ledak 300 Kiloton TNT
Hulu ledak itu juga bisa dikombinasikan berbagai muatan seperti hulu ledak penanggulangan atau kendaraan luncur hipersonik. Mengutip Layanan Penelitian Kongres AS, The Guardian melaporkan, ICBM Sarmat belum siap beroperasi dan peluncuran yang dilakukan ini sebenarnya hanya uji terbang pertama.
![Ini Fakta-Fakta Rudal Balistik Terbaru Rusia, ICBM Sarmat Mampu Bawa 10 Hulu Ledak Nuklir]()
RS-28 Sarmat, awalnya dijadwalkan untuk memasuki layanan pada tahun 2018 dengan pesanan sebanyak 50 rudal. Setelah beberapa penundaan teknis, rudal Sarmat direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2021.

Rudal Balistik Sarmat merupakan ICBM kelas “berat” yang dapat membawa muatan 10 ton dengan berbagai macam pilihan hulu ledak. Menurut media Rusia, Sarmat dapat memuat hingga 10 hulu ledak besar atau 16 hulu ledak yang lebih kecil.
Baca juga; Ini Senjata Nuklir Terbaru AS, Rudal Balistik Sentinel Berhulu Ledak 300 Kiloton TNT
Hulu ledak itu juga bisa dikombinasikan berbagai muatan seperti hulu ledak penanggulangan atau kendaraan luncur hipersonik. Mengutip Layanan Penelitian Kongres AS, The Guardian melaporkan, ICBM Sarmat belum siap beroperasi dan peluncuran yang dilakukan ini sebenarnya hanya uji terbang pertama.

RS-28 Sarmat, awalnya dijadwalkan untuk memasuki layanan pada tahun 2018 dengan pesanan sebanyak 50 rudal. Setelah beberapa penundaan teknis, rudal Sarmat direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2021.
(wib)
Lihat Juga :