Rampungkan Pembangunan Stasiun Luar Angkasa Tiangong, China Siapkan 6 Misi Lagi
Rabu, 20 April 2022 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Hubungan Rusia dan AS Memburuk, China Buka Kemitraan di Stasiun Luar Angkasa Tiangong
Para astronot akan melakukan EVA melalui modul airlock khusus. Ini juga akan menjadi pertama kalinya stasiun luar angkasa Tiangong menampung 6 astronot pada waktu yang sama hingga 10 hari.
Teleskop Stasiun Ruang Angkasa Besar Pertama China
Hao Chun juga mengatakan China berencana untuk meluncurkan Teleskop Stasiun Luar Angkasa China (CSST) besar pertamanya yang diberi nama Xuntian. Teleskop yang berarti "survei ke surga" dalam bahasa Inggris akan diluncurkan pada tahun 2022.
Perangkat canggih ini memiliki bidang pandang 300 kali lebih besar dari Teleskop Luar Angkasa Hubble dengan tetap mempertahankan resolusi yang sama. Dengan kamera 2,5 miliar piksel yang sangat besar, Xuntian akan dapat mengamati hingga 40 persen langit selama 10 tahun.
Teleskop ini juga akan mengorbit dengan stasiun luar angkasa China dan secara berkala berlabuh dengan pos terdepan yang diawaki di masa depan. Misi Xuntian sebagai observatorium optik ruang angkasa juga mencakup penyelidikan sifat materi gelap dan energi gelap, kosmos, pembentukan galaksi, dan evolusi.
Para astronot akan melakukan EVA melalui modul airlock khusus. Ini juga akan menjadi pertama kalinya stasiun luar angkasa Tiangong menampung 6 astronot pada waktu yang sama hingga 10 hari.
Teleskop Stasiun Ruang Angkasa Besar Pertama China
Hao Chun juga mengatakan China berencana untuk meluncurkan Teleskop Stasiun Luar Angkasa China (CSST) besar pertamanya yang diberi nama Xuntian. Teleskop yang berarti "survei ke surga" dalam bahasa Inggris akan diluncurkan pada tahun 2022.
Perangkat canggih ini memiliki bidang pandang 300 kali lebih besar dari Teleskop Luar Angkasa Hubble dengan tetap mempertahankan resolusi yang sama. Dengan kamera 2,5 miliar piksel yang sangat besar, Xuntian akan dapat mengamati hingga 40 persen langit selama 10 tahun.
Teleskop ini juga akan mengorbit dengan stasiun luar angkasa China dan secara berkala berlabuh dengan pos terdepan yang diawaki di masa depan. Misi Xuntian sebagai observatorium optik ruang angkasa juga mencakup penyelidikan sifat materi gelap dan energi gelap, kosmos, pembentukan galaksi, dan evolusi.
(wib)
Lihat Juga :