Ilmuwan AS Temukan Alat Pendeteksi Kanker dan Tumor dengan Radiasi Nuklir Cerenkov

Rabu, 20 April 2022 - 16:49 WIB
loading...
A A A
Antara Mei 2018 dan Maret 2020, dalam uji klinis terbesar dari jenisnya hingga saat ini, 96 peserta menjalani CLI dan pencitraan standar, seperti positron emission tomography/computed tomography, atau PET/CT. Peserta dengan berbagai diagnosis, termasuk limfoma, kanker tiroid, dan kanker prostat metastatik, menerima satu dari lima pelacak radio dan kemudian dicitrakan oleh prototipe - kamera dalam wadah kedap cahaya.
Ilmuwan AS Temukan Alat Pendeteksi Kanker dan Tumor dengan Radiasi Nuklir Cerenkov


Skubal dan rekan menemukan bahwa CLI mendeteksi semua pelacak radio, menunjukkan bahwa teknologi ini lebih fleksibel daripada pemindaian PET/CT, yang bekerja hanya dengan beberapa pelacak radio. Gambar CLI tidak setepat gambar dari PET/CT scan.

Baca juga; Penelitian Buktikan Semut Bisa Deteksi Sel Kanker pada Tubuh Manusia

“Tetapi CLI dapat digunakan sebagai tes diagnostik awal atau untuk menilai ukuran umum tumor yang menjalani perawatan. Ini akan menjadi cara cepat dan mudah untuk melihat apakah ada sesuatu yang tidak beres … [yang memerlukan] penyelidikan lebih lanjut,” kata Edwin Pratt dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center.

Antonello Spinelli, seorang ilmuwan pencitraan praklinis di Experimental Imaging Center di Milan, Italia, mengatakan bahwa temuan ini memperkuat teknologi sebelumnya sebagai alternatif murah dan menjanjikan. Penemuan ini dapat memperluas akses ke pencitraan nuklir di rumah sakit.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vaksin Kanker Buatan...
Vaksin Kanker Buatan Rusia Menunjukkan Hasil Awal yang Menjanjikan
Pembuangan Limbah Nuklir...
Pembuangan Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Dihentikan setelah Gempa Besar di Jepang
Google DeepMind Siap...
Google DeepMind Siap Gunakan AI untuk Mengobati Kanker
Kanker pada Dinosaurus...
Kanker pada Dinosaurus Ditemukan, Ilmuwan Klaim Bisa Bantu Selamatkan Nyawa Manusia
Riset Temukan Fakta...
Riset Temukan Fakta Teripang Mampu Cegah Penyebaran Kanker
Kenapa Bumbu Mie Instan...
Kenapa Bumbu Mie Instan Tidak Boleh Dimasak? Ini Jawabannya
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Rekomendasi
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
Daftar 13 Lokasi yang...
Daftar 13 Lokasi yang Digeledah Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara dan Asabri
Berita Terkini
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved