Kontroversi Penggunaan AI untuk Pengenal Wajah Tentara yang Tewas di Medan Perang
Minggu, 17 April 2022 - 09:26 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa pengguna media sosial menganggap itu adalah ide yang mengerikan dan menentang penggunaan AI. “Ini pada dasarnya terasa berdosa bagi saya. Ibarat Achilles menyeret Hector ke depan kota Priam,” kata seorang influencer Twitter anonim dengan 30.000 pengikut tentang berita tersebut.
Beberapa menyarankan penggunaan teknologi ini untuk tujuan yang lebih manusiawi. Misalnya, untuk memberikan semacam laporan mingguan terhadap korban tak dikenal yang hilang kepada keluarga yang kesulitan mencarinya. Sebab, perangkat Clear AI cukup kuat, sehingga dapat memberikan layanan kepada masyarakat yang bahkan tidak yakin apakah orang yang mereka cintai masih hidup.
Baca juga; Zelensky: 3.000 Tentara Ukraina Terbunuh, 20.000 Tentara Rusia Tewas
Beberapa menyarankan penggunaan teknologi ini untuk tujuan yang lebih manusiawi. Misalnya, untuk memberikan semacam laporan mingguan terhadap korban tak dikenal yang hilang kepada keluarga yang kesulitan mencarinya. Sebab, perangkat Clear AI cukup kuat, sehingga dapat memberikan layanan kepada masyarakat yang bahkan tidak yakin apakah orang yang mereka cintai masih hidup.
Baca juga; Zelensky: 3.000 Tentara Ukraina Terbunuh, 20.000 Tentara Rusia Tewas
(wib)
Lihat Juga :