Koper Nuklir Rusia 'Cheget' dan Cara Meluncurkannya

Senin, 11 April 2022 - 20:24 WIB
loading...
Koper Nuklir Rusia Cheget...
Sebuah tas kecil, yang dikenal sebagai Cheget, disimpan di dekat presiden, yang setiap saat menghubungkannya dengan jaringan komando dan kendali pasukan nuklir strategis Rusia. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin merupakan orang terakhir untuk memutuskan melakukan serangan nuklir terhadap target musuh. Meski demikian, ada serangkaian rantai komando untuk melakukan peluncuran senjata nuklir.

Sebuah dokumen tahun 2020 yang disebut "Prinsip Dasar Kebijakan Negara Federasi Rusia tentang Pencegahan Nuklir" mengatakan bahwa presiden Rusia mengambil keputusan untuk menggunakan senjata nuklir. Sebuah tas kecil, yang dikenal sebagai Cheget, disimpan di dekat presiden, yang setiap saat menghubungkannya dengan jaringan komando dan kendali pasukan nuklir strategis Rusia.

Cheget tidak memiliki tombol peluncuran nuklir melainkan mengirimkan perintah peluncuran ke komando militer pusat Staf Umum. Staf Umum Rusia memiliki akses ke kode peluncuran dan memiliki dua metode peluncuran hulu ledak nuklir.

Baca juga; Rusia Tembakkan Rudal Bertenaga Ramjet ke Ukraina, Begini Kekuatan Rudal Strobile

Itu dapat mengirim kode otorisasi ke komandan senjata individu, yang kemudian akan menjalankan prosedur peluncuran. Ada juga sistem cadangan, yang dikenal sebagai Perimetri, yang memungkinkan Staf Umum untuk secara langsung memulai peluncuran rudal darat, melewati semua pos komando langsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Rekomendasi
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved