Twitter Batasi Akun Putin dan Tweet Pemerintah Rusia

Jum'at, 08 April 2022 - 10:26 WIB
loading...
Twitter Batasi Akun...
Twitter menyatakan telah membatasi konten yang dikeluarkan oleh akun-akun pemerintah Rusia, termasuk akun milik Presiden Vladimir Putin. Foto/dok
A A A
MOSKOW - Twitter menyatakan telah membatasi konten yang dikeluarkan oleh akun-akun pemerintah Rusia, termasuk akun milik Presiden Vladimir Putin. Diketahui kalau saat ini ada sekitar 300 akun Twitter resmi milik pemerintah Rusia yang dibatasi.

Dilansir dari BBC, Jumat (8/4/2022), Twitter mengatakan, dengan pembatasan ini maka akun-akun tersebut tidak akan lagi direkomendasikan di timeline, notifikasi, atau di tempat lain di situs.

"Kami akan mengambil tindakan terhadap negara mana pun yang membatasi akses ke internet terbuka saat mereka terlibat dalam konflik bersenjata," kata Twitter. Seperti diketahui, Twitter telah dibatasi di Rusia sejak perang dimulai di Ukraina.

Saat ini Putin memiliki dua akun resmi di situs media sosial, yang berbahasa Rusia memiliki 3,6 juta pengikut sedangkan yang berbahasa Inggris memiliki 1,7 juta pengikut.



Twitter terpaksa membatasi akun-akun milik pemerintah Rusia karena menganggap Kremlin bermuka dua. Karena pejabat bebas memposting di media sosial, sedangkan oposisi dibatasi sehingga menciptakan ketidakseimbangan informasi.

BACA : Twitter Hapus Tweet Kedubes Rusia Soal Serangan di Rumah Sakit Hoaks

Akun pemerintah Rusia yang ditargetkan termasuk profil kementerian dan kedutaan resmi, serta akun pejabat tinggi Rusia. Akun-akun tersebut sebelumnya telah dikritik karena menyebarkan informasi yang salah selama perang Ukraina.

Twitter mengatakan sedang menerapkan aturan ke negara mana pun yang membatasi akses ke layanan online saat terlibat dalam perang antarnegara. Tetapi aturan baru, yang mulai berlaku pada hari Selasa, awalnya hanya memengaruhi akun pemerintah Rusia.

Dalam pembatasan yang mulai berlaku sejak Selasa kemarin, konten di lebih dari 300 akun resmi pemerintah Rusia tidak akan lagi dinotifikasi. Ini berarti algoritme kuat Twitter tidak akan mempromosikan akun ini.

Pada 10 Maret 2022, akun resmi Kedutaan Besar Rusia di Inggris mengklaim pengeboman sebuah rumah sakit bersalin di kota Mariupol, Ukraina, telah dipalsukan. Setelaj diselidiki Twitter, ternyata klaim itu salah dan tweet dihapus.

BACA JUGA : Begini Karakteristik Rudal Hipersonik AS yang Masih Dirahasiakan

Sejauh ini, Twitter tidak dilarang di Rusia namun situs tersebut berjalan sangat lambat ketika dioperasikan. Namun Twitter menyatakan kalau kebijakan terhadap Rusia ini bukan aksi balas dendam karena koneksi mereka diperlambat.

"Untuk lebih jelasnya, ini bukan kebijakan 'tit-for-tat', di mana jika Anda memblokir Twitter maka Anda akan mendapatkan de-amplified oleh Twitter. Penegakan ini akan tetap terjadi apakah Twitter diblokir atau tidak," kata Yoel Roth, Kepala Integritas Situs di Twitter.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Elon Musk Kesandung...
Elon Musk Kesandung Hukum, Polisi Prancis Geledah Kantor X di Paris
Elon Musk Tuduh Aksi...
Elon Musk Tuduh Aksi Grok dan X di Beberapa Negara Terstruktur
xAI Kenalkan Chat untuk...
xAI Kenalkan Chat untuk Kepentingan Bisnis dan Perusahaan
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Rekomendasi
Kisah Mikail Fajar,...
Kisah Mikail Fajar, Siswa SMK dengan Bakat Seni yang Berhasil Tembus ITB Lewat SNBP 2026
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Berita Terkini
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved