Buku Catatan Charles Darwin yang Dicuri 20 Tahun Lalu Kembali dengan Misterius
Rabu, 06 April 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Tidak diketahui bagaimana tiba-tiba saja kedua buku catatan itu bisa kembali. Pihak perpustakaan Cambridge Univeristy dikutip The Guardian menyebutkan bungkus kado berisi kedua buku catatan itu tiba-tiba ada di lantai empat dari gedung 17 lantai tempat perpustakaan Cambridge University berada.
CCTV juga tidak bisa menunjukkan siapa orang yang bertanggung jawab mengembalikan dua buku catatan itu. Pasalnya lokasi tempat kedua buku catatan itu ditaruh memang tidak terpantau oleh CCTV.
Baca juga : Punya Mobil Mitsubishi, Ini Banjir Promo yang Ada di IIMS Hybrid 2022
Dr Jessica Gardner, mantan Direktur Layanan Perpustakaan Cambridge University mengaku bahagia kedua buku catatan itu telah kembali. Dia yang jadi orang pertama melaporkan adanya pencurian buku Charles Darwinitu mengatakan kembalinya buku-buku catatan Charles Darwin adalah keajaiban. “Benar-benar lega buku-buku catatan itu telah kembali. Saya dan orang-orang banyak lainnya di seluruh dunia sempat sangat kecewa buku itu dicuri," jelasnya.
Prof Stephen J Toope, Wakil Rektor Universitas Cambridge, mengaku sangat senang mendengar buku-buku catatan Charles Darwin kembali dengban selamat. Menurutnya Cambridge University adalah rumah yang sah bagi kedua buku catatan Charles Dawin. “Buku-buku itu sangat penting untuk pemahaman kita tidak hanya tentang sejarah sains tetapi juga sejarah umat manusia,” katanya.
CCTV juga tidak bisa menunjukkan siapa orang yang bertanggung jawab mengembalikan dua buku catatan itu. Pasalnya lokasi tempat kedua buku catatan itu ditaruh memang tidak terpantau oleh CCTV.
Baca juga : Punya Mobil Mitsubishi, Ini Banjir Promo yang Ada di IIMS Hybrid 2022
Dr Jessica Gardner, mantan Direktur Layanan Perpustakaan Cambridge University mengaku bahagia kedua buku catatan itu telah kembali. Dia yang jadi orang pertama melaporkan adanya pencurian buku Charles Darwinitu mengatakan kembalinya buku-buku catatan Charles Darwin adalah keajaiban. “Benar-benar lega buku-buku catatan itu telah kembali. Saya dan orang-orang banyak lainnya di seluruh dunia sempat sangat kecewa buku itu dicuri," jelasnya.
Prof Stephen J Toope, Wakil Rektor Universitas Cambridge, mengaku sangat senang mendengar buku-buku catatan Charles Darwin kembali dengban selamat. Menurutnya Cambridge University adalah rumah yang sah bagi kedua buku catatan Charles Dawin. “Buku-buku itu sangat penting untuk pemahaman kita tidak hanya tentang sejarah sains tetapi juga sejarah umat manusia,” katanya.
(wsb)
Lihat Juga :