Ini Negara Pemilik Senjata Hipersonik, Rusia yang Pertama Menggunakan di Perang Ukraina
Selasa, 05 April 2022 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat militer Rusia mengklaim menembakkan rudal hipersonik untuk pertama kalinya di Ukraina untuk menargetkan tempat penyimpanan senjata bawah tanah di barat negara itu. Pada 21 Maret, Presiden AS Joe Biden mengkonfirmasi penggunaan rudal hipersonik Moskow.
Baca juga; Rudal Kinzhal yang Bikin Gempar Dunia, Ini Kehebatan Senjata Hipersonik Rusia
Pejabat Rusia mengatakan rudal hipersonik yang digunakan di Ukraina adalah model Kinzhal, yang diluncurkan dari jet militer. Rusia juga membanggakan memiliki kendaraan luncur hipersonik, Avangard, dan sedang mengembangkan Tsirkon, rudal jelajah hipersonik yang diluncurkan kapal.
3. China
![Ini Negara Pemilik Senjata Hipersonik, Rusia yang Pertama Menggunakan di Perang Ukraina]()
Pejabat militer dan intelijen AS mengatakan China sedang mengembangkan rudal jelajah hipersonik dan kendaraan luncur hipersonik, dan setidaknya satu rudal yang mampu membawa kendaraan luncur hipersonik sekarang mungkin digunakan.
Para pejabat AS mengatakan Beijing telah melakukan "ratusan" tes senjata hipersonik antara 2016 dan 2021, sementara Washington hanya melakukan sembilan tes selama periode yang sama. Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, menggambarkan tes hipersonik China yang dilakukan pada Agustus 2021 sebagai “sangat signifikan.”
Baca juga; Pesawat Hipersonik China Dirancang Mampu Mencapai Seluruh Penjuru Bumi dalam Waktu 1 Jam
4. Korea Utara
Baca juga; Rudal Kinzhal yang Bikin Gempar Dunia, Ini Kehebatan Senjata Hipersonik Rusia
Pejabat Rusia mengatakan rudal hipersonik yang digunakan di Ukraina adalah model Kinzhal, yang diluncurkan dari jet militer. Rusia juga membanggakan memiliki kendaraan luncur hipersonik, Avangard, dan sedang mengembangkan Tsirkon, rudal jelajah hipersonik yang diluncurkan kapal.
3. China

Pejabat militer dan intelijen AS mengatakan China sedang mengembangkan rudal jelajah hipersonik dan kendaraan luncur hipersonik, dan setidaknya satu rudal yang mampu membawa kendaraan luncur hipersonik sekarang mungkin digunakan.
Para pejabat AS mengatakan Beijing telah melakukan "ratusan" tes senjata hipersonik antara 2016 dan 2021, sementara Washington hanya melakukan sembilan tes selama periode yang sama. Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS, menggambarkan tes hipersonik China yang dilakukan pada Agustus 2021 sebagai “sangat signifikan.”
Baca juga; Pesawat Hipersonik China Dirancang Mampu Mencapai Seluruh Penjuru Bumi dalam Waktu 1 Jam
4. Korea Utara

Lihat Juga :