Filipina Korban Tertinggi Kejahatan Phishing, Indonesia No 4
Minggu, 03 April 2022 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
Data Kaspersky menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber lebih memilih pendekatan yang lebih bertarget. ”Mereka akna menyelaraskan serangan dengan tren dan hari besar lokal terkini misalnya, dan bahkan membuat email phishing atau situs web palsu yang dipersonalisasi, dan mengirimkannya ke target yang diinginkan.” kata Yeo.
Toko online, bank, dan sistem pembayaran online adalah organisasi yang paling sering diimitasi oleh para phisher. Yeo menyebut bahwa permintaan belanja online masih tetap tinggi di 2021. Hal ini sejalan dengan tren phishing. Analisis Kaspersky mengungkap jenis-jenis serangan phishing yang paling sering dilakukan:
1. Meniru toko online (17,61%).
2. Meniru portal Internet global (17,27%)
3. Pembayaran (13,11%)
4. Perbankan (11,11%).
Dengan 87% orang Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran seluler bahkan jauh sebelum pandemi terjadi, tidak heran jika phisher menargetkan sektor ini dan akan meluncurkan lebih banyak upaya phishing selama musim perayaan hari besar.
BACA JUGA: Tips Bikin Foto Epic untuk Media Sosial lewat Kamera Galaxy S22 Series
“Belanja online dan pembayaran elektronik adalah bagian penting dari kegiatan perayaan dan liburan untuk banyak masyarakat. Oleh karena itu, kami menghimbau masyarakat Indonesia untuk waspada terutama terhadap pengumuman penjualan dan penawaran menarik yang disampaikan melalui email, pesan teks, postingan media sosial, atau bahkan telepon. Ancaman dapat datang dari mana saja,” beber Yeo.
Toko online, bank, dan sistem pembayaran online adalah organisasi yang paling sering diimitasi oleh para phisher. Yeo menyebut bahwa permintaan belanja online masih tetap tinggi di 2021. Hal ini sejalan dengan tren phishing. Analisis Kaspersky mengungkap jenis-jenis serangan phishing yang paling sering dilakukan:
1. Meniru toko online (17,61%).
2. Meniru portal Internet global (17,27%)
3. Pembayaran (13,11%)
4. Perbankan (11,11%).
Dengan 87% orang Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran seluler bahkan jauh sebelum pandemi terjadi, tidak heran jika phisher menargetkan sektor ini dan akan meluncurkan lebih banyak upaya phishing selama musim perayaan hari besar.
BACA JUGA: Tips Bikin Foto Epic untuk Media Sosial lewat Kamera Galaxy S22 Series
“Belanja online dan pembayaran elektronik adalah bagian penting dari kegiatan perayaan dan liburan untuk banyak masyarakat. Oleh karena itu, kami menghimbau masyarakat Indonesia untuk waspada terutama terhadap pengumuman penjualan dan penawaran menarik yang disampaikan melalui email, pesan teks, postingan media sosial, atau bahkan telepon. Ancaman dapat datang dari mana saja,” beber Yeo.
(dan)
Lihat Juga :