Tank Ini Dirancang Rusia untuk Perang Nuklir, Mampu Menahan Ledakan Bom Atom

Sabtu, 02 April 2022 - 16:54 WIB
loading...
A A A
Saat itu, pada tahun 1950-an dan 1960-an, baju besi tank Object 279 bisa disebut "revolusioner" karena dibangun dari struktur cor yang benar-benar kokoh. Bentuknya dibuat dengan sudut miring tertentu untuk perlindungan yang lebih baik.
Tank Ini Dirancang Rusia untuk Perang Nuklir, Mampu Menahan Ledakan Bom Atom


Secara terpisah perisai revolusioner elips di sekitar lambung tank cocok untuk beradaptasi dengan cuaca dan dilengkapi proyektil anti-tank atau high-explosive anti-tank [HEAT]. Turret juga memiliki perisai HEAT sehingga mampu menetralkan meriam lawan terutama yang tidak bergantung pada gaya penetrasi kinetik.

Baca juga; Digempur Senjata Canggih Ukraina, Pasukan Lapis Baja Rusia Bertahan Pakai Cara Unik

Tank Object 279 ditenagai mesin diesel 16 silinder yang menghasilkan 1.000 tenaga kuda dengan kecepatan maksimum 34 mil dan jangkauan maksimum dengan sekali pengisian bahan bakar hampir 300 km. Tank ini memberikan tekanan tanah sekitar 8,5 pon per inci persegi (PSI), membuatnya sempurna untuk menjelajahi lahan basah, tanah lunak, dan mengatasi beberapa rintangan, seperti "landak Ceko".

Satu hal yang membuat tank Object 279 istimewa, bentuk lambung tank yang tidak biasa dirancang sedemikian rupa untuk melindungi agar tidak mudah terbalik jika terjadi ledakan nuklir. Rusia memang merancang tank ini untuk bertarung di medan perang dalam serangan nuklir.
Tank Ini Dirancang Rusia untuk Perang Nuklir, Mampu Menahan Ledakan Bom Atom
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
WhatsApp, Facebook,...
WhatsApp, Facebook, dan Instagram Diblokir Total di Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved