Magneto Hydrodynamic Explosive Munition, Teknologi Fiksi yang Jadi Senjata Mematikan di Dunia
Kamis, 31 Maret 2022 - 09:57 WIB
loading...
A
A
A
Saat perangkat dimatikan, ledakan menyebabkan lapisan logam mencapai bentuk baru, cocok untuk menembus jauh ke dalam kendaraan lapis baja sedang seperti misal kapal tempur dan tank yang didorong ke depan dengan kecepatan tinggi. Teknologi ini sudah ada sejak Perang Dunia kedua.
Jika dimungkinkan untuk menggunakan elektromagnet yang kuat untuk mempercepat pancaran logam cair pada peluru, itu dapat mengatasi kelemahan SFPs dan bahkan mencapai kecepatan yang lebih tinggi dan penargetan yang lebih baik.
DARPA pun berharap dapat memberikan kemampuan tentara Amerika sebuahperlindungan diri aktif ringan untuk kendaraan (mekanisme kekalahan potensial untuk putaran energi kinetik),counter armor(pasif, reaktif, dan aktif), penanggulangan ranjau, dan anti-kapal hingga lapisan pertahanan terakhir rudal jelajah."
Dalam novel Earthlight, Arthur C. Clarke memanfaatkan ide nya dalam pertempuran antara fasilitas yang tidak bergerak di Bulan dan beberapa kapal luar angkasa yang menyerang.
Pembaca fiksi ilmiah tentu akan ‘girang’ - atau mungkin ketakutan jika melihat perencanaan DARPA itu terwujud - yang sudah berlangsung selama lebih dari setengah abad hingga saat ini.
Jika dimungkinkan untuk menggunakan elektromagnet yang kuat untuk mempercepat pancaran logam cair pada peluru, itu dapat mengatasi kelemahan SFPs dan bahkan mencapai kecepatan yang lebih tinggi dan penargetan yang lebih baik.
DARPA pun berharap dapat memberikan kemampuan tentara Amerika sebuahperlindungan diri aktif ringan untuk kendaraan (mekanisme kekalahan potensial untuk putaran energi kinetik),counter armor(pasif, reaktif, dan aktif), penanggulangan ranjau, dan anti-kapal hingga lapisan pertahanan terakhir rudal jelajah."
Dalam novel Earthlight, Arthur C. Clarke memanfaatkan ide nya dalam pertempuran antara fasilitas yang tidak bergerak di Bulan dan beberapa kapal luar angkasa yang menyerang.
Pembaca fiksi ilmiah tentu akan ‘girang’ - atau mungkin ketakutan jika melihat perencanaan DARPA itu terwujud - yang sudah berlangsung selama lebih dari setengah abad hingga saat ini.
(wbs)
Lihat Juga :