Badan Luar Angkasa Eropa Luncurkan Aplikasi Camaliot, Apa Fungsinya?
Senin, 28 Maret 2022 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurut FAQ Camaliot, dengan data yang cukup dikumpulkan dari seluruh dunia, para peneliti secara teoritis dapat menggabungkannya dengan pembacaan cuaca yang ada untuk mengukur tren uap air jangka panjang.
Mereka berharap dapat menggunakan data tersebut untuk menginformasikan model prakiraan cuaca dengan pembelajaran mesin. Mereka juga dapat melacak perubahan di ionosfer Bumi, yaitu bagian dari atmosfer di dekat ruang angkasa.
Membuat prakiraan ionosfer yang lebih baik dapat menjadi relevan dalam melacak cuaca luar angkasa dan pada akhirnya dapat membuat Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) lebih akurat dengan memperhitungkan peristiwa seperti badai geomagnetik.
BACA JUGA : Lebih Aman dari Kondom, Pil KB Pria Siap Diuji Pada Manusia
“Kami mengambil inspirasi dari inisiatif SETI@Home yang terkenal, di mana laptop rumahan membantu mencari tanda-tanda kehidupan di luar bumi,” kata Vicente Navarro, seorang insinyur navigasi ESA.
Proyek ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari seluruh dunia dan dari beberapa konstelasi satelit yang berbeda. Ada beberapa konstelasi Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) yang berbeda seperti Sistem Pemosisian Global (GPS) AS, GLONASS Rusia, Beidou China, atau Galileo UE.
Mereka berharap dapat menggunakan data tersebut untuk menginformasikan model prakiraan cuaca dengan pembelajaran mesin. Mereka juga dapat melacak perubahan di ionosfer Bumi, yaitu bagian dari atmosfer di dekat ruang angkasa.
Membuat prakiraan ionosfer yang lebih baik dapat menjadi relevan dalam melacak cuaca luar angkasa dan pada akhirnya dapat membuat Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) lebih akurat dengan memperhitungkan peristiwa seperti badai geomagnetik.
BACA JUGA : Lebih Aman dari Kondom, Pil KB Pria Siap Diuji Pada Manusia
“Kami mengambil inspirasi dari inisiatif SETI@Home yang terkenal, di mana laptop rumahan membantu mencari tanda-tanda kehidupan di luar bumi,” kata Vicente Navarro, seorang insinyur navigasi ESA.
Proyek ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari seluruh dunia dan dari beberapa konstelasi satelit yang berbeda. Ada beberapa konstelasi Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) yang berbeda seperti Sistem Pemosisian Global (GPS) AS, GLONASS Rusia, Beidou China, atau Galileo UE.
Lihat Juga :