Mengenal OnlyFans yang Sedang Viral, Tempat Jualan Konten Eksklusif
Jum'at, 25 Maret 2022 - 17:30 WIB
loading...
Di OnlyFans, pengguna membayar biaya langganan untuk mengikuti konten orang tertentu yang tidak dibagikan di platform lain. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - OnlyFans jadi sorotan setelah konten kreator bernama Dea dibekuk polisi lantaran menjual foto seksi dirinya di platform tersebut.
Kini banyak awam yang bertanya-tanya sebenarnya apa sih OnlyFans itu? Untuk menjawab pertanyaan, berikut ulasan lengkap terkait OnlyFans , melansir dari berbagai sumber.
OnlyFans merupakan platform media sosial berbasis situs web yang dibuat oleh Tim Stokely. OnlyFans pertama kali diluncurkan tahun 2016 lalu dengan kantor pusat di London, Inggris.
Platform OnlyFans memiliki layanan konten berlangganan yang bisa dibuat oleh pengguna. Konten yang dimaksud bisa foto, video, pesan, serta konten siaran langsung.
Pembuat konten di OnlyFans dapat memperoleh uang dari pengguna lainnya yang berlangganan konten. Termasuk, dari biaya langganan, tip, dan materi bayar per tayang.
Sayangnya banyak pembuat konten yang ingin mendapatkan keuntungan instan dengan mengobral konten tak senonoh sehingga konten pornografi mendominasi di OnlyFans. Ini lantaran OnlyFans tidak memiliki peraturan yang tegas mengenai isi kontennya, setiap pengguna bisa membuat konten apapun termasuk konten pornografi.
![Mengenal OnlyFans yang Sedang Viral, Tempat Jualan Konten Eksklusif]()
Padahal, pada pertengahan 2021 lalu, OnlyFans sempat mengumumkan akan memperketat aturan konten dengan melarang konten pornografi.
Kini banyak awam yang bertanya-tanya sebenarnya apa sih OnlyFans itu? Untuk menjawab pertanyaan, berikut ulasan lengkap terkait OnlyFans , melansir dari berbagai sumber.
OnlyFans merupakan platform media sosial berbasis situs web yang dibuat oleh Tim Stokely. OnlyFans pertama kali diluncurkan tahun 2016 lalu dengan kantor pusat di London, Inggris.
Platform OnlyFans memiliki layanan konten berlangganan yang bisa dibuat oleh pengguna. Konten yang dimaksud bisa foto, video, pesan, serta konten siaran langsung.
Pembuat konten di OnlyFans dapat memperoleh uang dari pengguna lainnya yang berlangganan konten. Termasuk, dari biaya langganan, tip, dan materi bayar per tayang.
Sayangnya banyak pembuat konten yang ingin mendapatkan keuntungan instan dengan mengobral konten tak senonoh sehingga konten pornografi mendominasi di OnlyFans. Ini lantaran OnlyFans tidak memiliki peraturan yang tegas mengenai isi kontennya, setiap pengguna bisa membuat konten apapun termasuk konten pornografi.

Padahal, pada pertengahan 2021 lalu, OnlyFans sempat mengumumkan akan memperketat aturan konten dengan melarang konten pornografi.
Lihat Juga :