Dihantam Gelombang Panas Bersamaan, Suhu di Kutub Utara dan Selatan Meroket

Rabu, 23 Maret 2022 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Gelombang panas Antartika kemungkinan besar merupakan hasil dari sungai atmosfer, koridor sempit uap air yang bergerak di langit. Kelembapan kemungkinan bergerak di atas Antartika dan kemudian terperangkap oleh "kubah panas", atau sistem tekanan tinggi di dekatnya, yang mengunci kelembapan di tempatnya selama hampir seminggu dan memanaskan udara.
Dihantam Gelombang Panas Bersamaan, Suhu di Kutub Utara dan Selatan Meroket


"Kelembapan ini adalah alasan mengapa suhu menjadi begitu tinggi. Kemungkinan daerah tertentu di Antartika yang biasanya tidak mencair mungkin mengalami pencairan untuk pertama kalinya karena gelombang panas," Jonathan Wille, seorang ahli meteorologi kutub di Universitas Grenobles Alpes di Prancis, kepada The Washington Post.

Gelombang panas di Arktik tidak terlalu mengejutkan: Sebuah penelitian yang diterbitkan 6 Desember 2021, dalam jurnal Geophysical Research Letters, mengungkapkan bahwa gelombang panas Arktik menjadi lebih sering, bertahan lama, dan meluas. Fenomena cuaca ekstrem individu sulit dikaitkan secara langsung dengan perubahan iklim.

Namun, para ahli memperkirakan bahwa peristiwa seperti itu akan menjadi lebih sering dan ekstrem di masa depan jika emisi gas rumah kaca saat ini tidak dikurangi secara drastis. "Pemanasan Kutub Utara dan Antartika menimbulkan kekhawatiran," kata Michael Mann, ahli iklim di The Pennsylvania State University, mengatakan kepada The Wali.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Pulau Misterius Ditemukan...
Pulau Misterius Ditemukan di Zona Berbahaya Antartika
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
Bakal Hancur Total,...
Bakal Hancur Total, Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved