3,5 Jam Setelah Peluncuran, 3 Kosmonot Rusia Tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional

Sabtu, 19 Maret 2022 - 07:00 WIB
loading...
3,5 Jam Setelah Peluncuran,...
Pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa trio kosmonot tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Jumat 18 Maret 2002 pukul 15:12 waktu Rusia. Foto/NASA/Space.com
A A A
BAIKONUR - Pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa trio kosmonot tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Jumat 18 Maret 2002 pukul 15:12 waktu Rusia . Pesawat ruang angkasa Soyuz tiba di ISS sekitar 3,5 jam setelah diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan.

Pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa tiga kosmonot Rusia, yaitu Oleg Artemyev, Denis Matveev, dan Sergey Korsakov. Pesawat Soyuz merapat dengan nodul Prichal baru di ISS pada pukul 15:12.

Kemudian lubang palka antara Soyuz dan stasiun luar angkasa dibuka pada pukul 17:48. Kemudian tiga tiga kosmonot masuk ke laboratorium yang mengorbit di luar angkasa dan bertemu kru lainnya yang sudah lama bertugas di sana.

Baca juga; Tidak Terpengaruh Perang dengan Ukraina, Rusia Kirim 3 Kosmonot ke Stasiun Luar Angkasa

Artemyev, Matveev dan Korsakov adalah awak semua kosmonot pertama yang lepas landas sejak tahun 2000, ketika Sergei Zalyotin dan Aleksandr Kaleri menerbangkan misi terakhir ke stasiun luar angkasa Mir Rusia. Kosmonot telah menerbangkan banyak misi sejak itu, tentu saja, tetapi sampai hari ini mereka selalu berbagi pesawat ruang angkasa mereka dengan astronot profesional dari negara lain, atau dengan turis luar angkasa.

Kosmonot Artemyev, Matveev, dan Korsakov, dijadwalkan untuk tinggal di stasiun sampai September 2022. Tiga kosmonot yang baru datang bergabung dengan tujuh orang di laboratorium ISS yang mengorbit.

Tujuh astronot yang bertugas di ISS, adalah kosmonot Anton Shkaplerov dan Pyotr Dubrov, Matthias Maurer dari Badan Antariksa Eropa dan astronot NASA Raja Chari, Thomas Marshburn, Kayla Barron dan Mark Vande Hei.

Baca juga; Hubungan Rusia dan AS Memburuk, China Buka Kemitraan di Stasiun Luar Angkasa Tiangong

Namun, Shkaplerov, Dubrov dan Vande Hei tidak akan tinggal di orbit lebih lama; ketiganya akan kembali ke Bumi dengan kapal Soyuz pada 30 Maret 2022. Rencana ini berjalan sesuai jadwal meskipun sempat diragukan akibat dampak perang Rusia ke Ukraina dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Rusia.

Stasiun luar angkasa akan segera mendapatkan lebih banyak pengunjung. Pada 3 April, SpaceX berencana meluncurkan misi Ax-1, yang akan mengirim empat astronot ke lab di ISS untuk tinggal selama delapan hari. Perusahaan milik Elon Musk dijadwalkan meluncurkan misi astronot Crew-4 untuk NASA pada 19 April 2022.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
WhatsApp, Facebook,...
WhatsApp, Facebook, dan Instagram Diblokir Total di Rusia
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Rekomendasi
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
3 Sistem Rudal Patriot...
3 Sistem Rudal Patriot Buatan AS di Ukraina Diserang Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved