Sudah Diunduh 10.000 Kali, Hapus Segera Aplikasi Ini di HP Anda!

Senin, 14 Maret 2022 - 07:08 WIB
loading...
Sudah Diunduh 10.000...
Malware baru bernama TeaBot menyusup ke aplikasi yang bisa lolos ke Google Play Store dan diunduh ribuan kali. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Hacker atau peretas semakin canggih dan lihai dalam menyebarkan malware. Salah satunya adalah aplikasi TeaBot , trojan perbankan Android yang mulai beredar di awal tahun 2021.

Trojan sendiri merupakan malware yang menyamar sebagai aplikasi tertentu hingga bisa masuk ke dalam ponsel, komputer atau website. Menurut catatan Cleafy, TeaBot mampu mencuri kredensial dan pesan SMS.

Mulanya, para peretas menyebarkan TeaBot melalui apa yang disebut dengan kegiatan “smishing”. Smishing adalah praktik mengirim teks yang berasal dari sumber terpercaya yang meminta informasi pribadi, seperti kata sandi dan nomor kartu kredit. Tapi, sekarang trojan TeaBot berkembang lebih canggih dan agresif.

Sudah Diunduh 10.000 Kali, Hapus Segera Aplikasi Ini di HP Anda!

Tim Cleafy Threat Intelligence dan Incident Response (TIR) pada Februari kemarin menemukan aplikasi yang dipublikasikan di Google Play Store resmi yang ternyata telah disusupi malware TeaBot. Malware tersebut bersembunyi ke dalam aplikasi bernama QR Code & Barcode – Scanner.

Pada 1 Maret, setidaknya 10.000 pengguna Android telah mengunduh aplikasi tersebut. Bahkan, parahnya lagi, Cleafy mencatat bahwa aplikasi tersebut memiliki banyak ulasan bintang lima yang menunjukkan bahwa aplikasi tersebut sah dan bagus.

Namun, setelah Anda mengunduh QR Code & Barcode – Scanner, aplikasi tersebut segera meminta update tau pembaruan. Uniknya, pembaruan aplikasi tersebut juga dilakukan lewat Google Play.

Nah, setelah Anda menginstal update, peretas akan menginstal aplikasi kedua di ponsel Anda.

Aplikasi tersebut disamarkan sebagai QR Code Scanner: Add-On. Tapi, sebenarnya adalah trojan perbankan TeaBot.

TeaBot kemudian memulai proses instalasi di ponsel Anda dengan meminta izin Layanan Aksesibilitas. Jika Anda memberikan izin tersebut, TeaBot dapat melakukan hal seperti melihat dan mengendalikan layar.

BACA JUGA: 4 Fitur Rahasia Galaxy Tab A8, Jadi Gampang Pindah Konten dari Ponsel ke Tablet

Juga, mengambil informasi sensitif seperti kredensial login, SMS, kode 2FA dari layar perangkat.

Cleafy juga mengungkap bahwa para peretas semakin agresif dalam menggunakan trojan TeaBot. Pada Mei 2021, TeaBot menyusup di 60 aplikasi. Dalam beberapa bulan kemudian, trojan tersebut menargetkan bisa menyusup ke 400 aplikasi.

Dan, aplikasi-aplikasi yang digunakan juga semakin beragam. Mulai perbankan, rumah, asuransi, hingga dompet kripto.

Karena itu, darimana pun Anda mendapat aplikasi, harus ekstra waspada. Jika Anda tidak benar-benar yakin bahwa suatu aplikasi bersih, jauhi aplikasi tersebut.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Siber Dimulai:...
Perang Siber Dimulai: Serangan Spyware di Indonesia Melonjak 64,2%, Negara Tetangga Ini Meledak 210%
Gawat, Google Search...
Gawat, Google Search Digunakan Hacker untuk Susupkan Malware lewat Situs Palsu
Wabah Digital di Saku:...
Wabah Digital di Saku: Serangan Malware di Ponsel Meledak, 12 Juta Pengguna Jadi Korban
Microsoft Klaim Selamatkan...
Microsoft Klaim Selamatkan 394.000 PC dari Malware Lumma Stealer, tapi Bahaya Tetap Mengintai!
Daftar Aplikasi Goblok...
Daftar Aplikasi Goblok di Play Store, Nomor 2 Paling Banyak di Download
HP Warning: Tes Verifikasi...
HP Warning: Tes Verifikasi CAPTCHA Palsu untuk Sebarkan Malware!
Ponsel Terlanjur Klik...
Ponsel Terlanjur Klik APK Malware, Direskrimsus Polda Jateng: Langsung Matikan Data!
China Dituding Pasang...
China Dituding Pasang Malware di Jaringan Komunikasi AS
Pangkalan Militer AS...
Pangkalan Militer AS Dilaporkan Terinfeksi Malware China
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
Pertemuan Putin dan...
Pertemuan Putin dan Trump Digelar Bulan Ini di Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved