Ngeri, Ini 4 Senjata Biologis Buatan Rusia yang Bikin Gentar Musuh
Jum'at, 11 Maret 2022 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan pada 1992 oleh seorang peneliti, terungkap bahwa penyebab kematian massal itu adalah segumpal spora antraks yang secara tidak sengaja terlepas dari pabrik senjata biologis rahasia di kota tersebut, yang dikenal dengan Kompleks 19 (Compound 19).
2. Botullinum Toxin
Senjata biologis ini telah digunakan sejak Perang Dunia II oleh Uni Soviet (sekarang Rusia). Toksin atau racun botulinum dihasilkan oleh bakteri anaerob obligat yang disebut bakteri Clostridium botulinum (C. botulinum). Racun ini menyebabkan botulisme (paralisis flaccid) yang mencegah sekresi neurotransmitter dari neuron.
Penderita harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam jangka waktu lama hingga dapat berujung pada kematian. Penyebaran racun ini secara sengaja dapat dilakukan melalui kontaminasi makanan atau air.
Senjata bilogi ini disebut lebih beracun daripada sianida, tak heran botulinum dikembangkan sebagai senjata oleh Rusia sejak lama.
BACA JUGA: China Sebut Laboratorium Senjata Biologis AS di Ukraina Siap Serang Rusia
3. Francissela tularensis
Francissela tularensis adalah spesies coccobacillus, bakteri aerob. Bakteri ini dapat ditularkan melalui gigitan, inhalasi, kontak langsung atau menelan jaringan hewan yang terkontaminasi.
2. Botullinum Toxin
Senjata biologis ini telah digunakan sejak Perang Dunia II oleh Uni Soviet (sekarang Rusia). Toksin atau racun botulinum dihasilkan oleh bakteri anaerob obligat yang disebut bakteri Clostridium botulinum (C. botulinum). Racun ini menyebabkan botulisme (paralisis flaccid) yang mencegah sekresi neurotransmitter dari neuron.
Penderita harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam jangka waktu lama hingga dapat berujung pada kematian. Penyebaran racun ini secara sengaja dapat dilakukan melalui kontaminasi makanan atau air.
Senjata bilogi ini disebut lebih beracun daripada sianida, tak heran botulinum dikembangkan sebagai senjata oleh Rusia sejak lama.
BACA JUGA: China Sebut Laboratorium Senjata Biologis AS di Ukraina Siap Serang Rusia
3. Francissela tularensis
Francissela tularensis adalah spesies coccobacillus, bakteri aerob. Bakteri ini dapat ditularkan melalui gigitan, inhalasi, kontak langsung atau menelan jaringan hewan yang terkontaminasi.
Lihat Juga :