5 Negara Produsen Listrik Bertenaga Nuklir Terbesar di Dunia
Jum'at, 11 Maret 2022 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
2. Prancis
Prancis menghasilkan sekitar 70% listrik yang dikonsumsinya dari energi nuklir. Ini adalah konsumsi listrik dari reaktor nuklir terbesar di dunia.
Pemusatan keahlian nuklir di Prancis berhasil menurunkan biaya produksi listrik di negara tersebut. Ini memungkinkannya untuk menghasilkan sekitar 17% listriknya dari limbah nuklir dari reaktor tersebut.
Tercatat, Prancis memiliki 56 reaktor operasional yang secara kolektif menghasilkan 338.7TWh pada tahun 2020. Pemerintah Prancis telah berjanji untuk membangun lebih banyak reaktor untuk mendekarbonisasi pembangkit listriknya pada tahun 2050.
Pada saat yang sama, ia akan mengecilkan bagian energi nuklir dalam campurannya hingga di bawah 50% pada tahun 2035 dengan meningkatkan pembangkitan terbarukan.
Pada tahun 2020, dua unit nuklir tertua di negara itu di Pembangkit Listrik Fessenheim ditutup karena masalah lingkungan.
3. Cina
Sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia, China juga memiliki reaktor nuklir yang mampu menghasilkan listrik sebesar 50,8 GW. Ini menjadikan China negara penghasil energi nuklir terbesar ketiga di dunia.
BACA JUGA: Cara Menghapus Kontak Telegram dengan Mudah dan Praktis
Saat ini China memiliki 51 reaktor nuklir, untuk memenuhi 5% listrik China pada 2019. Pada tahun yang sama, total produksi tenaga nuklir China sudah mencapai 330TWh.
Sistem tenaga China terus berkembang pesat, dengan 18 reaktor saat ini sedang dibangun. Ini akan menambah 17,2GW pembangkit ke sistem tenaga negara. Selain itu, pembangunan 39 reaktor nuklir dengan kapasitas bruto gabungan 43GW telah direncanakan.
Pada Januari 2021, para insinyur China merayakan dimulainya operasi di reaktor air bertekanan generasi ketiga pertama di negara itu. Hualong One adalah reaktor pertama yang dikembangkan di dalam negeri China, yang dirancang secara signifikan lebih efisien daripada reaktor yang ada.
Prancis menghasilkan sekitar 70% listrik yang dikonsumsinya dari energi nuklir. Ini adalah konsumsi listrik dari reaktor nuklir terbesar di dunia.
Pemusatan keahlian nuklir di Prancis berhasil menurunkan biaya produksi listrik di negara tersebut. Ini memungkinkannya untuk menghasilkan sekitar 17% listriknya dari limbah nuklir dari reaktor tersebut.
Tercatat, Prancis memiliki 56 reaktor operasional yang secara kolektif menghasilkan 338.7TWh pada tahun 2020. Pemerintah Prancis telah berjanji untuk membangun lebih banyak reaktor untuk mendekarbonisasi pembangkit listriknya pada tahun 2050.
Pada saat yang sama, ia akan mengecilkan bagian energi nuklir dalam campurannya hingga di bawah 50% pada tahun 2035 dengan meningkatkan pembangkitan terbarukan.
Pada tahun 2020, dua unit nuklir tertua di negara itu di Pembangkit Listrik Fessenheim ditutup karena masalah lingkungan.
3. Cina
Sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia, China juga memiliki reaktor nuklir yang mampu menghasilkan listrik sebesar 50,8 GW. Ini menjadikan China negara penghasil energi nuklir terbesar ketiga di dunia.
BACA JUGA: Cara Menghapus Kontak Telegram dengan Mudah dan Praktis
Saat ini China memiliki 51 reaktor nuklir, untuk memenuhi 5% listrik China pada 2019. Pada tahun yang sama, total produksi tenaga nuklir China sudah mencapai 330TWh.
Sistem tenaga China terus berkembang pesat, dengan 18 reaktor saat ini sedang dibangun. Ini akan menambah 17,2GW pembangkit ke sistem tenaga negara. Selain itu, pembangunan 39 reaktor nuklir dengan kapasitas bruto gabungan 43GW telah direncanakan.
Pada Januari 2021, para insinyur China merayakan dimulainya operasi di reaktor air bertekanan generasi ketiga pertama di negara itu. Hualong One adalah reaktor pertama yang dikembangkan di dalam negeri China, yang dirancang secara signifikan lebih efisien daripada reaktor yang ada.
Lihat Juga :